JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Dua Pengedar Sabu di Halaman Kantor PT Waskita Sragen Ternyata Titipan Kades

Dua Pengedar Sabu di Halaman Kantor PT Waskita Sragen Ternyata Titipan Kades

367
BAGIKAN
BB SABU- Barang bukti sabu dan uang tunai yang diamankan dari dua bandar kelas kakap Sragen dan Karanganyar diamankan di Polda Jateng. Foto Dok Polda Jateng/yok
BB SABU- Barang bukti sabu dan uang tunai yang diamankan dari dua bandar kelas kakap Sragen dan Karanganyar diamankan di Polda Jateng. Foto Dok Polda Jateng/yok

SRAGEN – Penangkapan dua pemuda asal Kebakkramat, Karanganyar yang menjadi tersangka pengedar sabu di halaman kantor PT Waskita Sragen, di Karangmalang, Masaran, Sabtu (21/1/2017) malam, memunculkan fakta baru.

Kedua tersangka masing-masing Nugroho Adi Prasetyo alias Kempes (24) dan Faizal Rahmat Ramadhan alias Kobis (21), itu ternyata adalah karyawan lepas di PT Waskita yang dititipkan oleh oknum Kades di Kebakkramat.

Hal itu terungkap dari klarifikasi yang disampaikan pihak PT Waskita kepada Joglosemar, Senin (23/1/2017).

Dalam pernyataannya kemarin, Pelaksana Keamanan Keselamatan Kerja (K3) PT Waskita, Syarif meluruskan beberapa hal terkait penangkapan kedua tersangka yang kebetulan digerebek di depan kantornya.

Yang pertama, ia mengklarifikasi bahwa kantornya tidak dijadikan ajang transaksi atau sering dijadikan lokasi transaksi narkoba.

Menurutnya, saat malam kejadian, kedua karyawan lepas asal Kebakkramat itu hendak menemui rekannya yang sedang kerja lembur dan bersamaan dengan itu keduanya diamankan oleh Tim Satres Narkoba.

“Jadi tidak benar kalau kantor kami sering dijadikan lokasi transaksi. Malam itu kedua tersangka hanya menemui temannya yang bekerja lembur tapi pada saat dia datang tiba-tiba langsung ditangkap petugas Polres. Mereka itu juga kerjanya di lapangan nggak di kantor karena karyawan lepas,” paparnya.

Ia juga memastikan semua jajaran pegawai dan karyawan PT Waskita tidak ada yang terlibat. Syarif juga mengungkapkan kedua tersangka selama ini memang bekerja sebagai karyawan lepas. Keduanya dipekerjakan karena dititipkan oleh salah satu Kades di wilayah Kebakkramat, Karanganyar.

“Dua orang itu titipan dari Kades Kebak. Surat rekomendasi titipannya juga masih kami simpan,” jelasnya.

Bagaimana pun juga, lanjut Syarif, pihaknya memang harus memberdayakan masyarakat lokal.

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso melalui Kasat Narkoba, AKP Joko Purnomo, menyampaikan kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 112 juncto 114 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

Sementara dari hasil penyelidikan, satu paket sabu yang diamankan dari Nugroho rencananya hendak dijual seharga Rp 650.000.

“Asal barangnya dari seseorang berinisial Katol di Kebakkramat. Ini masih terus kami kembangkan,” tandasnya.

Wardoyo