JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Dua Rumah Warga Cepogo dan Mojosongo Rusak Tertimpa Longsor

Dua Rumah Warga Cepogo dan Mojosongo Rusak Tertimpa Longsor

32
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

BOYOLALI – Seperti yang dikhawatirkan sebelumnya, bencana tanah longsor terus terjadi di Boyolali.

Kali ini, hujan deras yang terjadi Selasa (17/1/2017) siang hingga malam, menyebabkan bencana longsor setidaknya di dua wilayah, yakni Desa Cepogo, Kecamatan Cepogo dan Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo.

Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebutkan, longsor di Cepogo terjadi pada talut sepanjang 18 meter dengan tinggi 2,4 meter. Bangunan talut tersebut ambrol dan menimpa rumah Busroni (34), warga Dukuh Gatak, Desa Cepogo.

Menurut Kapolsek, korban dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri tepat pada waktunya. Malam itu, menurut Kapolsek, Busroni terbangun lantaran mendengar suara gemeretak keras.

Curiga, korban pun langsung membangunkan istri dan anaknya dan keluar rumah. Mereka pun mendapati rumahnya rusak tertimpa longsor.

“Tidak ada korban karena bisa menyelamatkan diri,” ungkap Kapolsek Cepogo, AKP Sunarno, Rabu (18/1/2017).

Pagi harinya, warga dibantu relawan, TNI, Polri dan SAR BPBD Boyolali langsung bergotong-royong membersihkan material longsor.

Salah satu sukarelawan PMI Boyolali, Arif Ichsanudin, menjelaskan PMI langsung memberikan bantuan logistik dan sejumlah uang kepada korban tanah longsor.

Terpisah, bencana longsor juga terjadi di Dlingo, di jalan penghubung Dukuh Sidomulyo, Desa Dlingo dengan Dukuh Nanggulan, Desa Krasak, Kecamatan Teras, tepatnya di Dukuh Sidomulyo RT 02 RW 01 Desa Dlingo.

Longsor jalan itu menimpa rumah milik Narto Giman (65). Akibatnya, bagian dapur rumah korban rusak.

Menurut istrinya, Warti (60), saat kejadian dirinya tengah duduk di teras rumah. “Tiba-tiba saja jalannya longsor mengenai dapur saya,” tutur dia.

Terkait kejadian longsor tersebut, menurut Camat Mojosongo, Wurlaksono, pihaknya segera melakukan pengecekan.

Diperkirakan kerugian material akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp 2 juta. Sementara menurut dia, jalan penghubung tersebut ditutup untuk kendaraan roda empat.

Ario Bhawono