JOGLOSEMAR.CO Foto Duarrr…Perjalanan Empat Pelaku Jambret Sadis Terhenti di Gatak

Duarrr…Perjalanan Empat Pelaku Jambret Sadis Terhenti di Gatak

750
BAGIKAN
Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi menunjukan barang bukti air soft guns dan sejumlah barang bukti lain dari hasil penangkapan nempat pelaku jambret, Selasa (24/01) sore. Polisi menghadiahi timah panas pada kaki keempat pelaku jambret lantaran melakukan perlawanan saat penangkapan. foto : Joglosemar | Satria Utama
Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi menunjukan barang bukti air soft guns dan sejumlah barang bukti lain dari hasil penangkapan nempat pelaku jambret, Selasa (24/01) sore. Polisi menghadiahi timah panas pada kaki keempat pelaku jambret lantaran melakukan perlawanan saat penangkapan.
foto : Joglosemar | Satria Utama

SOLO – Petugas kepolisian berhasil melumpuhkan empat pelaku jambret yang kerap beraksi di wilayah Kota Solo.

Polisi terpaksa menembak kaki keempat pelaku jambret lantaran melakukan aksi perlawanan saat penangkapan di sebuah rumah kos di Desa Mayang, Gatak, Sukoharjo, Selasa (24/1/2017) sore.

Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi, menyatakan, penangkapan pelaku jambret berdasar hasil penyelidikan dari laporan tiga korban penjambretan pada Selasa (24/1/2017) siang.

“Kami langsung bekerja keras setelah mendapat laporan, kami langsung melakukan penyelidikan setelah mengenali identitas pelaku,” jelas Kasatreskrim saat gelar perkara di Mapolresta Surakarta, Selasa (24/1/2017) sore.

Dijelaskannya, identitas pelaku diketahui dari sepeda motor dan helm yang bisa dikenali dari Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi kejadian dari ketiga laporan tersebut.

Agus Puryadi menyebutkan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Berdasar hasil penyelidikan, polisi langsung menunggu pelaku di tempat kos para jambret yang kebetulan satu lokasi, yakni di kawasan Desa Mayang, Gatak, Sukoharjo.

Setelah empat pelaku datang setelah melakukan aksinya di Kota Solo, semua pelaku langsung ditangkap.

Petugas terpaksa menghadiahi timah panas pada kaki empat pelaku jambret, lantaran melakukan aksi perlawanan saat ditangkap.

Agus Puryadi menyebutkan, keempat pelaku tersebut yakni Slamet warga Kali Bener Purwokerto, Pamungkas warga Banaran Desa Ngeden Sukoharjo, Tri Jono warga Cemani Grogol Sukoharjo, dan Wahyudi warga Gondang Baki Sukoharjo.

“Tersangka Slamet berperan joki dan Pamungkas eksekutor, sedangkan Tri Jono (joki) berboncengan dengan Wahyudi (eksekutor),” terang Kompol Agus.