JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Exit Tol Bikin Banjir dan Jalan Pungkruk Hancur

Exit Tol Bikin Banjir dan Jalan Pungkruk Hancur

432
BAGIKAN
1901 - tol
Joglosemar | Wardoyo
MAKIN HANCUR- Kondisi aspal di jalan Sragen-Tanon tepatnya di Pungkruk depan exit Tol Soker, rusak parah, Rabu (18/1/2017).

SRAGEN– Pembangunan tol Solo-Kertosono (Soker) di wilayah Sidoharjo, menghadirkan mimpi buruk bagi warga, utamanya di sekitar wilayah Pungkruk dan Desa Sidoharjo. Pasalnya, keberadaan jalan sayap menuju pintu keluar (exit) Tol di Pungkruk itu justru memperparah banjir dan menghancurkan jalur Sragen-Tanon khususnya di depan jalur exit tol.
Menurut sejumlah warga, sejak adanya exit tol yang membentang di tengah persawahan di Pungkruk, genangan air ketika hujan menjadi sulit teralirkan. Akibatnya, banjir kini semakin sering terjadi di sekitar areal exit tol.
“Kalau dulu hujan deras baru banjir. Sekarang hujan sebentar saja mesti sudah meluap sampai ke jalan. Karena salurannya terhambat pintu keluar tol itu. Akibatnya air tumplek blek jadi satu dan mudah meluber,” ujar Sukar, salah satu warga.
Tokoh Desa Sidoharjo, Suparno Lekik, yang juga suami Kades Sidoharjo, juga mengakui semenjak adanya exit tol, banjir menjadi lebih sering.
Parahnya lagi, luapan air tak hanya mengganggu lalu lintas, tapi juga menghancurkan jalan di areal Pungkruk.
Tidak hanya itu, kondisi itu juga merugikan petani di utara jalan lantaran luapan banjir dari areal exit tol selalu mengalir ke utara jalan. Termasuk, areal tanah bengkok Kades dan Perangkat Desa Sidoharjo yang berada di depan exit tol.
“Yang jelas sejak adanya exit tol itu, jalan tambah rusak dan banjir semakin parah,” jelasnya. Ia berharap pihak pelaksana tol maupun dinas terkait, segera turun
tangan mengatasi masalah tersebut. Sebab jika dibiarkan tanpa ada penanganan, tak hanya mengancam jalur utama Sragen-Tanon, kondisi itu juga mengancam kelangsungan tanaman di puluhan hektare lahan produktif di utara jalan. Wardoyo