JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Gamelan untuk Kelurahan Jangan Hanya Pajangan

Gamelan untuk Kelurahan Jangan Hanya Pajangan

22
BAGIKAN
BERLATIH GAMELAN-Sejumlah warga Pajang tengah berlatih karawitan di Pendapa Kelurahan Pajang, Kamis (26/5). Gamelan tersebut pemberian Pemkot Solo kepada sejumlah kelurahan di Solo.
BERLATIH GAMELAN-Sejumlah warga Pajang tengah berlatih karawitan di Pendapa Kelurahan Pajang, Kamis (26/5). Gamelan tersebut pemberian Pemkot Solo kepada sejumlah kelurahan di Solo.

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sedianya bakal membagikan satu set gamelan untuk lima kelurahan di 2017. Kelurahan tersebut yakni Joyosuran, Manahan, Penumpung, Nusukan dan Keprabon.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Hartanti mengungkapkan, anggaran untuk pemberian gamelan tersebut mencapai Rp 2,3 miliar.

“Memang baru bisa diberikan bergiliran, sebab anggarannya cukup terbatas. Namun Pemkot akan tetap memberikan kepada seluruhan kelurahan di Kota Solo,” ungkapnya, kemarin (17/1/2017).

Hartanti mengatakan, pemberian gamelan tersebut ditujukan untuk semakin menghidupkan kegiatan kebudayaan di tingkat kelurahan, kemudian secara global di Kota Solo. Pada tahun lalu, Pemkot sudah melakukan pembagian ke sejumlah kelurahan. Hingga kini, sudah ada 15 set gamelan yang telah diberikan.

“Memang baru 15 kelurahan. Harapan kita, 51 kelurahan yang ada juga bakal memiliki gamelan tanpa terkecuali. Tapi pemberiannya tetap disesuaikan dengan kas daerah dan tanpa ada target harus tuntas sampai kapan,” urainya.

Di sisi lain, Hartanti pun mengingatkan agar gamelan yang telah diberikan tak sekedar menjadi pajangan di kelurahan. Untuk itu, ia mendorong Pemkot untuk mengaktifkan kegiatan. Salah satunya, dengan membuat jadwal latihan gamelan di masing-masing kelurahan.

Sementara itu, Lurah Joyosuran, Suwarno mengatakan, pihaknya sebelumnya telah mengajukan pengadaan gamelan kepada Pemkot.

Pasalnya, gamelan yang ada di kelurahan sudah tak lagi layak digunakan, terlebih untuk kegiatan budaya. Hal itu menghambat aktivitas seniman kelurahan setempat. Padahal, Joyosuran punya cukup banyak sanggar seni.

“Kami menyampaikan saat ada Sonjo Wargo. Karena sudah kurang mendukung, maka Pak Walikota bersedia untuk memberi bantuan gamelan untuk kelurahan kami,” jelasnya.

Putradi Pamungkas