JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Gara-gara Pukuli Istri, Perangkat Desa di Sragen Ini Dilaporkan ke Polisi

Gara-gara Pukuli Istri, Perangkat Desa di Sragen Ini Dilaporkan ke Polisi

227
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN– Seorang perangkat desa di Desa Donoyudan, Kalijambe berinisial AR (47) dilaporkan ke Polres Sragen atas tuduhan telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia dilaporkan oleh istrinya sendiri, yang berstatus PNS berinisial SUM (55).

Dalam laporannya, SUM merasa telah diperlakukan dengan kasar yakni dipukul sebanyak dua kali dan dihujat dengan kata-kata kotor oleh suaminya itu. Ia juga mengaku akibat kejadian itu dirinya mengalami sakit dan memar.

Dugaan KDRT itu terungkap ketika korban melapor ke Polres, Jumat (6/1/2017) kemarin. Dalam laporannya, korban mengungkapkan aksi KDRT itu dialaminya pada Rabu (4/1) sekira pukul 17.30 WIB di rumahnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun di Mapolres aksi KDRT itu bermula ketika petang itu korban baru pulang dari bekerja.

Sesampai di rumah, ia langsung disambut oleh terlapor yang marah besar. Tidak hanya itu, korban juga mengaku suaminya sempat melontarkan kata-kata kotor. Adu mulut pun dan cekcok pun tak terhindarkan. Dalam situasi memanas itu, ARY dilaporkan langsung memukul korban sebanyak dua kali.

Pukulan itu mendarat di telinga korban sebelah kiri dan lengan sebelah kiri. Korban mengaku tak melawan dan hanya menangis. Namun akibat pukulan itu, korban mengalami sakit dan memar. Karena tak terima diperlakukan kasar oleh suaminya, ia pun memutuskan nekat melaporkan kejadian itu ke Polres.

Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso melalui Kasubag Humas AKP SAptiwi membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam pendalaman dan penyelidikan oleh Unit Pelayanan perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Sragen.”Masih didalami dan diselidiki,” tuturnya kemarin. Wardoyo