JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Gas Bocor, Dapur Penjual Tahu Kupat di Klaten Terbakar

Gas Bocor, Dapur Penjual Tahu Kupat di Klaten Terbakar

44
BAGIKAN
Joglosemar I Dani Prima  DAPUR TERBAKAR—Dapur milik Susiati warga Kampung Blateran RW 3 RT II, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah yang nyaris ludes terbakar, Selasa (10/1).
Joglosemar I Dani Prima

DAPUR TERBAKAR—Dapur milik Susiati warga Kampung Blateran RW 3 RT II, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah yang terbakar, Selasa (10/1).

KLATEN— Gara-gara regulator tabung  gas elpiji 3 kilogram bocor, permukiman padat penduduk di Kampung Blateran RW 3 RT II,Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah nyaris terbakar Selasa (10/1). Informasi yang dihimpun Joglosemar, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat pemilik rumah, Susiati (50) merebus ketupat di dapurnya. Dalam posisi kompor masih menyala, pedagang tahu kupat di Alun-alun Kota Klaten itu meninggalkannya rumah untuk melayat. Selang beberapa lama, api berkobar dari regulator tabung gas yang diduga bocor.

“Bu Susi sepertinya lupa memberitahu keluarganya bahwa dirinya sedang merebus ketupat. Sehingga (saat ditinggal pergi) tidak ada yang mengawasi kompor gas untuk merebus ketupat tersebut,” tutur Ketua RW II setempat, Suparno, Selasa (10/1).

Suparno mengatakan, beruntung kejadian tersebut segera diketahui menantunya. Dia lantas berteriak meminta tolong warga untuk membantu memadamkan api. Warga pun langsung membuka paksa pintu dapur dan sebagian menjebol atap agar api tidak menyebar. Sebagian warga langsung lainnya menyemprotkan air untuk memadamkan api.

“Kalau tidak segera diketahui bisa gawat ini, di sini permukimannya padat,” ujar Suparno.

Suparno menduga kebakaran dipicu dari kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram yang digunakan untuk memasak. “Api juga terlihat keluar dari regulator tabung. Kami berusaha memadamkan dengan karung goni basah dan pasir,” ujarnya.

Beberapa saat kemudian, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten tiba di lokasi. Pada saat itu api sudah berhasil dipadamkan warga. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya sebagian dapur, meja, atap bangunan yang terbakar dan kerugian ditaksir Rp 1-3 juta.

Dani Prima