JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Ini Dia, Solusi untuk Warga yang Terisolir Akibat Jembatan Bandung Ambrol

Ini Dia, Solusi untuk Warga yang Terisolir Akibat Jembatan Bandung Ambrol

34
BAGIKAN

2301- Foto A boyolali-jembatanJoglosemar | Ario Bhawono

JEMBATAN PUTUS—Jembatan di Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro yang putus akan dibangun jembatan darurat. Foto diambil Minggu (22/1).

BOYOLALI—Putusnya jembatan di Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro, langsung diantisipasi pemerintah desa setempat dengan membuat jembatan darurat. Kades Bandung, Rahmat Handoyo,  mengatakan pembangunan jembatan darurat tersebut sangat mendesak agar warga setempat tidak terisolir.

Setidaknya akses jalan utama warga di Dukuh Kulon Kali dan Cengklik terputus akibat ambrolnya jembatan di atas anak Sungai Serang pada Jumat (20/1) lalu itu. Menurut Handoyo, setelah jembatan itu putus, warga dua dukuh tersebut harus memutar sangat jauh untuk sekedar ke balai desa.

“Jelas merepotkan, maka dari segera dibangun jembatan darurat,” kata dia, Minggu (22/1).

Menurut Handoyo, jembatan darurat tersebut akan dibuat dengan menggunakan rangka besi. Rangka tersebut akan disambungkan dari bibir sungai hingga bagian jembatan yang masih utuh. Terkait ini, pihaknya menyiapkan batangan besi untuk gelagar jembatan sepanjang 10 meter.

Nantinya, untuk lantai jembatan akan menggunakan papan kayu. Menurut Handoyo, jembatan darurat itu secepatnya akan dibangun. Direncanakan pembuatan jembatan darurat akan dimulai hari ini, Senin (23/1).

Terkait ambrolnya jembatan tersebut, menurut Handoyo murni diakibatkan bencana alam. Jembatan tersebut putus lantaran anak Sungai Serang itu meluap dan arusnya sangat kuat sehingga menyeret sebagian badan jembatan.

Sementara itu Camat Wonosegoro, Hari Haryanto menjelaskan, untuk pembangunan jembatan darurat akan menggunakan dana dari desa setempat. Diperkirakan, untuk biaya gelagar besi yang dibutuhkan, perlu dana sekitar Rp 15 juta.

“Belum termasuk papan untuk lantai jembatan,” ujar dia.

Untuk pembangunan jembatan darurat tersebut, Camat menegaskan akan dilakukan dengan gotong royong warga. Selain itu sejumlah pihak seperti TNI dan Polri juga akan turut membantu. Haryanto menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Polsek maupun Koramil setempat dan sudah ada kesanggupan untuk membantu. # Ario Bhawono