JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Jalan Perbatasan Klaten-Sukoharjo Remuk, Lubang 15 Centimeter Bahayakan Pengendara

Jalan Perbatasan Klaten-Sukoharjo Remuk, Lubang 15 Centimeter Bahayakan Pengendara

156
BAGIKAN
Joglosemar | Dani Prima
JALAN RUSAK—Pengendara melintas jalan alternatif Klaten–Sukoharjo tepatnya di wilayah Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Minggu (29/1).

KLATEN—Ruas jalan perbatasan Klaten–Sukoharjo yang terletak di Desa Gunting-Bener-Sidowarno, Kecamatan Wonosari rusak parah.

Hampir di sepanjang terdapat lubang yang menganga dengan kedalaman hingga 15 centimeter dan lebar sekitar 2 meter.

Saat turun hujan, lubang di jalan itu sudah mirip dengan kolam dan sangat membahayakan pengendara.

Kerusakan jalur alternatif itu remuk karena sering dilewati truk-truk bertonase tinggi. Selama ini tidak jarang truk-truk bermuatan pasir terlihat melintas di jalur yang bukan kelas jalanya tersebut.

Agus (42) warga Desa Bener menuturkan, jalan tersebut merupakan jalur utama warga di Kecamatan Wonosari untuk menuju Sukoharjo dan Wonogiri. Terutama bagi warga yang sekolah maupun yang bekerja di PT Sritex.

“Semakin lama lubang itu tambah besar seperti saat ini. Kemungkinan rusak jalan karena kualitas kurang bagus dan hujan,”ujarnya, Minggu (29/1/2017).

Sihono (30), warga Gunting mengatakan, banyak truk-truk besar atau truk pengangkut pasir melintas jalur tersebut.

“Kalau pas melintas di Jembatan Sidorwarno, jembatannya sampai goyang-goyang seperti ada gempa. Seharusnya truk-truk itu dilarang melintas,” tandasnya.

Kepala Desa (Kades) Bener, Suparni mengaku sudah melaporkan kerusakan jalan itu ke Pemerintah Kabupaten Klaten. Pihaknya berharap agar kerusakan jalan itu segera diperbaiki.

“Saya sudah laporkan, tapi memang belum ada tanggapan. Saya harap segera diperbaiki. Karena jalan tersebut sangat penting bagi warga desa disini,” ujarnya.