JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Kantor Amanah Tour dan Travel Dibobol Beruntun

Kantor Amanah Tour dan Travel Dibobol Beruntun

63
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN—Kantor Amanah Tour dan Travel di Dukuh Purworejo RT 7, Sambirejo menjadi sasaran pencurian. Ironisnya, tak hanya sekali ini kantor yang melayani biro travel dan perjalanan milik Villian Arrdie (31), warga Kampung Dukuhan RT 1 RW IV, Nglorog, Sragen Wetan itu dibobol pencuri. Ini merupakan peristiwa kedua yang secara beruntun kebobolan.

Aksi pembobolan secara berulang itu terungkap setelah korban melaporkan insiden yang menimpa kantornya ke Polsek Sambirejo, Kamis (5/1/2017). Dalam laporannya, aksi pembobolan selalu terjadi pada malam hari ketika kantor dalam kondisi kosong. Anehnya lagi, pencurian juga selalu terjadi pada tanggal yang sama yakni 30 di bulan yang berbeda.

Informasinya, kejadian pertama berlangsung pada April silam diperkirakan pukul 02.00 WIB dini hari. Pencurian baru diketahui esok harinya sekitar pukul 08.30 WIB oleh korban sendiri. Saat itu, ia kaget mendapati pintu kantornya sudah dalam kondisi tidak terkunci. Saat dicek, pintu belakang sudah dalam kondisi terbuka.

Dari hasil pengecekan, pelaku menguras barang yang ada di kantor. Di antaranya satu unit LCD monitor merek Accer, sebuah modem, dan dua modem GSM. Tidak hanya itu, kotak amal Lazizmu yang ada di kantor juga amblas. Begitu pula sebuah helm yang ditinggal di kantor juga tak luput dibawa pelaku.

Saat itu, korban memilih untuk tidak melaporkan dengan harapan pelaku bisa mereda. Namun rupanya aksi serupa terulang kembali pada tanggal 30 Desember lalu. Saat hendak membuka kantornya pukul 08.00 WIB, lagi-lagi korban terperanjat mendapati pintu kantor sudah dalam keadaan tak terkunci.

Saat memasuki kantor, ia makin kaget karena kondisi di dalam sudah acak-acakan dan beberapa barang berharga sudah raib. Hasil pengecekan, barang yang hilang di antaranya sebuah gitar, satu celengan plastik, hingga uang tunai. Kesal terus dijadikan sasaran pencurian, korban akhirnya tak tahan dan terpaksa melaporkan kejadian itu ke Polsek. Dari dua kejadian itu, kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Atas rentetan kejadian pencurian itu, ia mengimbau masyarakat maupun pemilik usaha lebih meningkatkan kewaspadaan dengan menambah perangkat pengamanan berupa CCTV, alarm, maupun petugas penjaga.

Wardoyo