JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Kasus Diksar Mapala UII, Polisi Kantongi Nama Tersangka

Kasus Diksar Mapala UII, Polisi Kantongi Nama Tersangka

147
BAGIKAN
Jajaran dari Polsek Tawangmangu, saat melakukan olah TKP lokasi yang sebelumnya dijadikan sebagai tempat Diklatsar Mahasiswa UII Jogjakarta. Foto : Rudi Hartono

SOLO – Kepolisian memastikan penyidikan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menewaskan tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta telah mencapai perkembangan positif.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengungkapkan, dari hasil penyelidikan sudah mengarah ke pelaku.

“Kami telah bekerja dengan maksimal untuk mempercepat proses penyidikan kasus ini. Tim penyidik Polres Karanganyar dibantu Direktorat Satuan Kriminal Umum Polda untuk mempercepat proses penyidikan hasus ini,” terang Kapolda di sela-sela acara gelar kasus di Mapolresta Surakarta yang juga didampingi didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol R Djarot PadaKova dan Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ahmad Luthfi, Sabtu (28/1/2017).

Lebih lanjut, Kapolda mengungkapkan, tim penyidik sudah meminta keterangan 21 saksi dan satu barang bukti tersebut sudah mengarah ke pelakunya.

Ia mengatakan kasus tersebut yang jelas ada tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Walaupun panitia sendiri mensyaratkan adanya surat penyataan dari orangtua dan peserta di atas meterai 6.000 tidak bertanggung jawab jika terjadi apa-apa.

“Hal ini bukan kasus perdata, tetapi pidana. Penyidik arahnya ada dua tersangka, di mana kelompoknya ada tiga korban yang meninggal dunia,” katanya.

Menurut dia, kini tim penyidik masih perlu alat bukti lagi, yakni hasil autopsi ketiga korban dari Rumah Sakit Sardjito dan Bhetesda Yogyakarta.

Kapolda menambahkan, seharusnya setiap kegiatan-kegiatan seperti Diksar Mapala harus memberitahukan ke kepolisian.