JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen KECELAKAAN SRAGEN: Ugal-ugalan, Pikap Asal Jatim Gasak Tukang Parkir Hingga Tewas

KECELAKAAN SRAGEN: Ugal-ugalan, Pikap Asal Jatim Gasak Tukang Parkir Hingga Tewas

2919
BAGIKAN
RUSAK PARAH- KOndisi mobil yang terlibat kecelakaan karambol di Nglorog, Sragen Wetan, tampak rusak parah, Sabtu (28/1/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN – Kecelakaan karambol yang melibatkan tiga mobil dan menewaskan satu korban jiwa terjadi di Jalan Raya Sukowati tepatnya di Dukuhan RT 2/3, Nglorog, Sragen, Sabtu (28/1/2017) pagi pukul 06.30 WIB.

Diduga akibat mengemudi ugal-ugalan, sebuah mobil pikap bernopol L 8133 VV menggasak seorang tukang parkir hingga tewas.

Tidak hanya itu, pikap juga menghajar dua mobil sedan KIA AD 8236 GE dan AD 8966 ME yang sedang parkir di seberang jalan. Korban tewas diketahui bernama Sumardi Wito Sumarno (59) warga Saradan RT 5/2, Desa Saradan, Karangmalang.

Pria paruh baya yang berprofesi sebagai tukang parkir itu, tewas di lokasi kejadian setelah digasak pikap yang dikemudikan Imam Syahrani (34), warga Desa Pucuk RT 2/3m Pakel, Tulungagung, Jatim. Korban mengalami luka patah kedua kaki, robek kepala dan tak tertolong.

Informasi yang dihimpun Joglosemar, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Bermula ketika mobil pikap melaju dari arah timur (Jatim) menuju ke arah Solo. Sesampai di lokasi kejadian, pikap yang melaju sangat kencang itu, mendadak mengalami oleng.

Mobil yang seharusnya melaju di lajur kiri dan meluncur ke seberang jalan tanpa bisa dikendalikan. Tanpa ampun, pikap menghantam Sumardi, petugas parkir yang pagi itu sedang bertugas di seberang jalan.

Karena kecepatannya sangat tinggi, tubuh Sumardi terpental hingga jarak beberapa meter dan tewas seketika.

Seusai menabrak Sumardi, pikap kemudian melaju dan menghajar dua mobil yang sedang diparkir berdekatan dengan tukang parkir.

Yakni sedan KIA milik Lilik Saputro (33), perangkat desa asal Dukuh Panthuk RT 14/3, Karangmalang, Sragen. Lalu menggasak mobil kijang AD 8966 ME milik Joko Daryono (58), pensiunan PNS asal Widoro RT 43, Sragen Wetan, Sragen.

Beruntung, keduanya tidak sedang berada di mobil sehingga selamat dari insiden maut tersebut. Akan tetapi, kondisi mobil mereka rusak setelah diseruduk pikap dengan cukup keras.

Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Ia membenarkan satu orang tewas dalam kejadian itu, sedangkan pengemudi pikap yang menabrak hanya mengalami luka ringan.

“Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun dari data di lapangan, kemungkinan karena mengemudinya di luar batas kecepatan sehingga mobil oleng tanpa bisa dikendalikan,” jelasnya.

Wardoyo