JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional KONFLIK PERSIS SOLO : Penunjukan Widyantoro Dianggap Tak Sah

KONFLIK PERSIS SOLO : Penunjukan Widyantoro Dianggap Tak Sah

218
BAGIKAN
JAJARAN PELATIH- Tim Persis Solo saat berfoto  bersama, Komisaris PT. Persis Solo Saestu (PSS) Dedi M. Lawe (tengah), asisten pelatih Sri Widadi (paling kiri), pelatih kepala Widyantoro (kedua dari kiri), asisten pelatih Abdul Hafid Jamado (kedua dari kanan) dan asisten  pelatih kiper I Komang Putra (paling kanan).
JAJARAN PELATIH- Tim Persis Solo saat berfoto bersama, Komisaris PT. Persis Solo Saestu (PSS) Dedi M. Lawe (tengah), asisten pelatih Sri Widadi (paling kiri), pelatih kepala Widyantoro (kedua dari kiri), asisten pelatih Abdul Hafid Jamado (kedua dari kanan) dan asisten pelatih kiper I Komang Putra (paling kanan).

SOLO – Pelatih asal Magelang, Widyantoro belum bisa berkonsentrasi penuh meski sudah diperkenalkan sebagai pelatih musim ini oleh PT Persis Solo Saestu.

Dalam pertemuan di Rumah Dinas Walikota Surakarta, Loji Gandrung, Jumat (6/1/2017) malam, disepakati bahwa penetapan pelatih harus menunggu kejelasan pengelolaan.

Penetapan Widyantoro sebagai pelatih, Jumat (6/1/2017) sore atau lima jam sebelum dialog antara walikota, klub dan suporter cukup mengejutkan.

Pengumuman diumumkan perwakilan PT Syahdhana Properti Nusantara (SPN), Dedi M Lawe yang kini ternyata sudah menjabat sebagai Komisaris PT Persis Solo Saestu.

Menurut Walikota Surakarta sekaligus Penasehat Persis Solo, FX Hadi Rudyatmo, penunjukkan pelatih wajib dibicarakan bersama. Utamanya setelah ada hasil dari acara diskusi kedua yang akan digelar dalam waktu dekat. Dalam pertemuan kemarin, belum ada keputusan final lantaran belum ada perwakilan dari PT SPN.

“Ya tidak bisa sepihak langsung menunjuk pelatih. Jadi saya anggap tidak sah. Semua harus dibicarakan bersama lebih dahulu,” terang Rudy yang bertindak sebagai moderator dalam pertemuan semalam.

Rudy mengaku belum tahu kapan pertemuan akan digelar lagi. “Pokonya secepatnya harus digelar. Kalau terlalu lama nanti Persis Solo kehabisan pemain (untuk kompetisi musim ini). Yang penting jangan tanggal 10 dan 21, karena saya ada acara di Jakarta,” jelas Rudy.

Sebelum adanya pertemuan di Loji Gandrung, Widyantoro lebih dulu diumumkan sebagai pelatih kepala. Dia akan didampingi Sri Widadi, Abdul Hafid Jamado (asisten pelatih), I Komang Putra (pelatih kiper), dan Sofie Imam Faizal (pelatih fisik).

“Saya punya hutang dengan Persis, tiga musim saya bersama Persis. Di musim pertama, Persis selalu berada di peringkat ke satu dua dan di injury time, pertandingan kami tak berangkat. Di musim kedua, hampir saja, Persis lolos ke semifinal Divisi Utama. Mudah-mudahan, di musim ini, hutang itu bisa saya lunasi, membawa Persis ke kasta tertinggi sepak bola tanah air,” harapnya.

Raditya Erwiyanto | Nofik Lukman Hakim