JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Lebih Besar Hasilnya, Eduard Keluar dari Pengawas Diler dan Gabung Go-jek

Lebih Besar Hasilnya, Eduard Keluar dari Pengawas Diler dan Gabung Go-jek

73
BAGIKAN
6101 - GOJEK
Istimewa

Bekerja tak hanya sekadar melihat minat atau passion semata. Bagi Eduard Teddy (36), ada satu hal lagi yang tidak kalah penting saat seseorang memutuskan untuk bekerja. Menurut dia, pekerjaan terasa lebih nikmat jika mampu bermanfaat untuk orang banyak.

Hal tersebut jadi alasan laki-laki yang bekerja sebagai driver GO-JEK itu betah menekuni pekerjaannya tersebut. Awal bergabung dengan GO-JEK awal 2016, Eduard masih menjadikan pekerjaannya itu sebagai sampingan. Saban hari, dia tetap menjalankan tugasnya sebagai supervisor di sebuah diler motor.

“Mulai narik pulang kerja jam 5 sampai jam 12 malam. Lalu pagi-pagi jam 4 sampai jam 6 narik lagi sebelum bekerja rutin,” kata bapak dari tiga anak tersebut.

Dia juga menganggap jika pekerjaan akan terasa lebih berguna saat bisa membantu orang lain. Hal itu begitu dia rasakan ketika bekerja sebagai driver GO-JEK saat menerima order dari pelanggan.

“Rasanya luar biasa ketika bisa bantu orang-orang yang order saya. Lalu dengar mereka bilang terima kasih atau sekadar lega saat barang yang ditunggu-tunggu tiba, itu buat saya bersemangat,” ujar dia.

Tepat pada Mei 2016, laki-laki bernama lengkap Eduard Teddy Baskoro Widiyanto ini berhenti sebagai supervisor diler motor dan fokus menjadi driver GO-JEK.

“Kerja sampingan dalam sehari bisa dapat Rp 120.000 – Rp 150.000 dalam satu hari, jadi saya putuskan untuk fokus di GO-JEK saja,” ujar Eduard. Musabab lainnya adalah waktu kerjanya yang lebih fleksibel dan pengalaman menyenangkan bertemu orang baru dengan berbagai latar belakang.