JOGLOSEMAR.CO Opini Refleksi Mengurai Kemacetan Jalan di Kota Solo

Mengurai Kemacetan Jalan di Kota Solo

66
BAGIKAN
0601-kemacetan-1
Ilustrasi

Sistem parkir paralel kini mulai diterapkan di Kota Solo. Sistem baru tersebut bertujuan untuk mengurai kemacetan di beberapa ruas jalan di Kota Bengawan ini. Wilayah  yang menjadi sasaran penerapan sistem parkir paralel adalah kawasan Coyudan, Singosaren,  yakni sepanjang Jalan Gatot Subroto (Gatsu). Tepatnya mulai dari perempatan Toko Kilat  sampai ke Pasar Pon.

Kawasan tersebut sejak awal memang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan di Kota Solo. Tidak heran kalau kawasan Coyudan kondisinya hampir selalu macet setiap harinya, lantaran aktivitas bongkar muat barang dagangan. Sementara itu parkir mobil waktu itu masih menggunakan sistem parkir serong, sehingga memakan badan jalan.

Di jalan yang tak seberapa luas tersebut, apalagi dengan median jalan di bagian tengah,  membuat luas jalan terkesan sempit. Karena itu, dengan sistem parkir serong dan padatnya aktivitas bongkar muat barang, kondisi kawasan tersebut menjadi  macet dan semrawut. Sistem parkir paralel dengan sudut kemiringan nol derajat, dengan demikian akan memberikan ruang lebih luas bagi pengguna jalan, sehingga kemacetan dapat diurai.

Setiap aturan baru, diyakini akan memunculkan reaksi penerimaan maupun penolakan. Aturan baru, meski bertujuan baik, namun tak menutup kemungkinan bisa berdampak negatif juga. Hal itu tergantung dari kaca mata siapa memandangnya. Demikian pula sistem parkir paralel ini juga sempat memunculkan keluhan dari para pemilik tokok di sepanjang Jalan Gatot Subroto.

Pasalnya, sistem parkir baru dengan kemiringan nol derajat itu mau tidak mau memang mengurangi slot parkir di kawasan. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perparkiran Dishubkominfo Solo, M Usman mengatakan, sistem parkir paralel bisa mengurangi slot parkir hingga 80 persen.  Kebijakan sistem parkir paralel diambil demi menjaga ketersediaan ruang parkir yang sinergi dengan kelancaran arus lalu lintas yang ada.