JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Muka Lama Kembali Dipilih, Ini Susunan Pelatih Persis Solo

Muka Lama Kembali Dipilih, Ini Susunan Pelatih Persis Solo

379
BAGIKAN
JAJARAN PELATIH- Tim Persis Solo saat berfoto bersama, Komisaris PT. Persis Solo Saestu (PSS) Dedi M. Lawe (tengah), asisten pelatih Sri Widadi (paling kiri), pelatih kepala Widyantoro (kedua dari kiri), asisten pelatih Abdul Hafid Jamado (kedua dari kanan) dan asisten pelatih kiper I Komang Putra (paling kanan).
JAJARAN PELATIH- Tim Persis Solo saat berfoto bersama, Komisaris PT. Persis Solo Saestu (PSS) Dedi M. Lawe (tengah), asisten pelatih Sri Widadi (paling kiri), pelatih kepala Widyantoro (kedua dari kiri), asisten pelatih Abdul Hafid Jamado (kedua dari kanan) dan asisten pelatih kiper I Komang Putra (paling kanan).

SOLO – PT Persis Solo Saestu (PT PSS) akhirnya kembali menunjuk Widyantoro sebagai nahkoda Laskar Sambernyawa menatap kompetisi Divisi Utama 2017.

Dia diharapkan segera merampungkan pembentukan tim pada Februari mendatang.

“Dengan kemuculan kami ini, seolah membantah kabar diluar sana, jika ada polemik di PSS. Semua baik-baik saja, termasuk penunjukan pelatih dan penyusunan tim, semua sudah sesuai dengan schdule yang kami susun,” jelas Komisaris PT PSS Dedi M. Lawe, Jumat (6/1/2017)

Selain menunjuk Widyantoro, jajaran tim pelatih juga diisi oleh Sri Widadi, Abdul Hafid Jamado (asisten pelatih), I Komang Putra (pelatih kiper), dan Sofie Imam Faizal (pelatih fisik).

“Banyak alasan kenapa kami memilih Widyantoro, salah satunya Widyantoro sudah mengenal sepak bola Solo. Selain itu, jajaran tim pelatih juga memiliki sertifikat. Dalam pemilihan ini, kami juga meminta refrensi kepada pihak-pihak terkait,” imbuhnya.

Widyantoro bukan kali ini saja membesut Persis Solo. Pada kompetisi 2013 saat terjadi dualisme kompetisi, dirinya menjabat pelatih Persis versi LPIS.

Tahun berikutnya pelatih asal Magelang tersebut kembali dipercaya memegang kendali Laskar Sambernyawa. Terakhir, tahun lalu dia juga menjadi pelatih kepala, menggantikan Aris Budi Sulistyo.

Raditya Erwiyanto