JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Olah TKP di AW Resto Tasikmadu, Polisi Temukan Bercak Darah

Olah TKP di AW Resto Tasikmadu, Polisi Temukan Bercak Darah

217
BAGIKAN
OLAH TKP—Tim Inafis Polda Jateng bersama Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak melakukan olah TKP di AW Resto, Jalan Gatot Subroto, Desa Pokoh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Kamis (5/1/2017). Foto : Rudi Hartono
OLAH TKP—Tim Inafis Polda Jateng bersama Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak melakukan olah TKP di AW Resto, Jalan Gatot Subroto, Desa Pokoh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Kamis (5/1/2017). Foto : Rudi Hartono

KARANGANYAR — Tim Inafis Polda Jateng melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus sweeping dan penganiayaan di restoran AW Resto, Jalan Gatot Subroto, Desa Pokoh, Kecamatan Tasikmadu, Kamis (5/1/2017).

Dalam olah TKP itu, tim Polda dipimpin oleh Kasie Identifikasi Kompol Sukhamdi dan didampingi Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak dan korban penganiayaan yang juga pemilik AW Resto, AW Mulyadi.

Tim bergerak dengan memulai menyisir dan menggambar bangunan AW Resto. Tim juga mengorek keterangan dari sejumlah saksi.

Dalam olah TKP, petugas masih menemukan bercak darah yang menempel di lantai satu. Darah tersebut diduga adalah darah AW Mulyadi yang sebelumnya menjadi korban penganiayaan.

Tim juga melakukan pemeriksaan di lantai dua yang terdapat ruang karaoke. Di lantai dua, tim kembali menggambar lokasi secara detail.

“Ini sesuai prosedur, di mana setelah ada kejadian memang harus dilakukan olah TKP. Nanti data ini hanya sebagai tambahan untuk proses pemberkasan perkara. Yang kita periksa tadi lantai satu, lantai dua, korban dan sejumlah saksi yang sebelumnya melihat kejadian penganiayaan,” kata Sukhamdi.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, tujuh dari 11 tersangka yang diamankan Polda ditetapkan menjadi tahanan luar, sedangkan sisanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolda.

“Meski menjadi tahanan luar, namun mereka tetap berstatus sebagai tersangka. Mereka juga kami minta wajib lapor rutin ke Mapolres. Empat tersangka lainnya masih menjalani pemeriksaan di Mapolda,” kata Kapolres.