JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo OPD Baru Diminta Data Ulang Aset

OPD Baru Diminta Data Ulang Aset

22
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias PELANTIKAN PEJABAT ASN- Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo melantik Pejabat ASN dan Kepala Sekolah di Balaikota Surakarta, Sabtu (31/12).
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
PELANTIKAN PEJABAT ASN- Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo melantik Pejabat ASN dan Kepala Sekolah di Balaikota Surakarta, Sabtu (31/12).

SOLO – Inspektorat Surakarta meminta tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendata aset-aset yang berada di masing-masing OPD.

Ini dilakukan untuk menginventarisir aset-aset yang ada dan bagaimana kondisinya

“Aset itu kan pengadaannya dari berbagai sumber, yakni Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Jadi aset-aset itu akan didata ulang lagi,” terang Kepala Inspektorat Surakarta, Untara kepada wartawan, Kamis (5/1/2017).

Apalagi sekarang ini ada SMA/SMK ditarik dari Pemkot ke Pemprov, otomatis diikuti aset sarana dan prasarana yang ada. Kalau ini tidak teliti maka akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bisa saja aset itu tidak lengkap, rusak atau hilang.

“Pendataan akan dipercepat. Apalagi itu menjadi penilaian untuk mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTN) yang akan dimulai,” katanya.

Nantinya akan dibentuk sembilan tim khusus untuk mendata aset di masing-masing OPD. Ini untuk mempercepat pendataan aset yang ada, apalagi dengan adanya perubahan STOK dan biar tidak keliru usai pengesahan SOTK baru pada awal tahun lalu.

Dari OPD yang ada, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga merupakan OPD yang memiliki aset paling banyak, apalagi setelah dipecah menjadi dua OPD dan itu butuh waktu tidak sebentar untuk mendata ulang aset OPD tersebut.

“Tim itu disebar ke tiap-tiap OPD untuk mengecek satu persatu aset yang ada. Kita juga sudah mengadakan stok opname di OPD baru apakat aset sudah ada dan tercatat belum, jujur  saja dari pusat mengirim barang apakah itu dicatat atau tidak,” paparnya.

Lanjut dia, melalui pendataan ini akan diketahui jumlah, kondisi, posisi aset, proses pengadaan serta jenis aset.

Jika memang tidak teliti atau aset tidak sesuai pedoman awal, maka hal itu bisa jadi kendala untuk pencapaian WTP.