JOGLOSEMAR.CO Komunitas Padimas, Wadah Saling Memotivasi Penyandang Diabetes Melitus Solo

Padimas, Wadah Saling Memotivasi Penyandang Diabetes Melitus Solo

71
BAGIKAN
Salah satu kegiatan para anggota Padimas. Foto : Istimewa
Salah satu kegiatan para anggota Padimas. Foto : Istimewa

Memiliki tubuh sehat dan bugar menjadi harapan bagi semua orang, baik anak kecil, remaja, dewasa, hingga orangtua. Dengan fisik yang prima tentunya akan membuat aktivitas lancar.

Segala macam cara biasa dilakukan oleh masyarakat mulai dari menjaga asupan makanan, konsumsi multivitamin maupun olahraga.

Namun, hal itu membutuhkan konsistensi dalam menerapkan hidup sehat. Sayangnya, tidak semua orang “betah” menjalankan pola hidup sehat, termasuk dalam hal nutrisi yang masuk.

Makanan yang sehat cenderung memiliki rasa yang tidak begitu lezat dibandingkan dengan makanan cepat saji yang berada di pasaran. Hal itulah yang membuat sebagian orang melupakan niat hidup sehat.

Waktu pun berjalan begitu cepat dan kebiasaan buruk itu pun kian lama kian dirasakan dampaknya oleh tubuh. Fisik yang tadinya kuat dan sehat, lama kelamaan mengalami penurunan.

Salah satu penyakit yang muncul akibat asupan makanan yang kurang sehat adalah Diabetes Melitus (DM) atau orang lebih mengenalnya dengan istilah kencing manis/gula. Ya, meskipun munculnya penyakit metabolik itu juga bisa disebabkan oleh faktor genetik.

Di mana, penyakit itu memang tidak bisa dipulihkan seperti sedia kala karena “pabrik” yakni pankreas sudah mengalami kerusakan. Satu hal yang wajib dilakukan penyandang diabetes adalah dengan menjaga kadar gula agar tetap stabil. Dengan harapan memperlambat munculnya komplikasi dari penyakit itu.

Bagaimana caranya? Selain mengonsumsi obat penurun gula darah, para penyandang diabetes harus bisa menjaga emosi karena faktor ini mempengaruhi kenaikan kadar gula. Uniknya, para penyandang diabetes di Kota Bengawan punya cara jitu untuk mengantisipasinya.

Salah satu kegiatan para anggota Padimas. Foto : Istimewa
Salah satu kegiatan para anggota Padimas. Foto : Istimewa

Mereka pun mendirikan sebuah komunitas yang menaungi para penyandang penyakit itu. Nama Paguyuban Diabetes Melitus Surakarta atau biasa disingkat Padimas itu dipilih sebagai wadah bagi mereka yang bernasib sama, yakni mengalami masalah di pankreasnya.

Salah seorang pengurus Padimas, Hariyanto mengungkapkan awalnya tidak ada niatan untuk membentuk komunitas. Pasalnya, para penyandang diabetes hanya sebatas melakukan pemeriksaan rutin di tiap bulannya pada sebuah klinik milik salah satu dokter keluarga di Solo.