JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Pasoepati Minta Kisruh Manajemen Tak Ganggu Persiapan Persis Solo

Pasoepati Minta Kisruh Manajemen Tak Ganggu Persiapan Persis Solo

265
BAGIKAN
Pasoepati memasang spanduk di depan Rumah Dinas Walikota Surakarta, Loji Gandrung, Selasa (10/1/2017). Aksi itu dilakukan saat di dalam Loji Gandrung sedang ada dialog antara walikota, manajemen dan suporter. Foto : Maksum Nur Fauzan
Pasoepati memasang spanduk di depan Rumah Dinas Walikota Surakarta, Loji Gandrung, Selasa (10/1/2017). Aksi itu dilakukan saat di dalam Loji Gandrung sedang ada dialog antara walikota, manajemen dan suporter. Foto : Maksum Nur Fauzan

SOLOPasoepati meminta polemik yang ada di tubuh manajemen tim Persis yang berada di bawah naungan PT Persis Solo Saestu (PSS) dengan penyandang dana PT Syahdana Properti Nusantara (SPN), tidak menggangu persiapan tim dalam persiapannya di ajang Divisi Utama.

Apalagi, pihak PSSI sudah mengumumkan jika 20 Maret mendatang kick off Divisi Utama.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Presiden (DPP) Pasoepati Ginda Feractriawan. Ginda berharap, persoalan di internal manajemen tak menghambat proses perekrutan pemain.

“Harusnya berjalan seiringan, jangan malah perekrutan pemain berhenti. Apalagi kan, PSS sudah menunjuk pelatih,” harap Ginda, saat dihubungi Joglosemar, Senin (9/1/2017).

Ginda menilai, permasalahan yang ada di tubuh manajemen ini hanya miss komunikasi saja. Sehingga, ia optimis permasalahan akan segera terselesaikan.

“Kalau saya lihat, mereka sama-sama memiliki keinginan dan semangat yang kuat untuk membangun Persis. Semoga saja semangat itu benar adanya,” tegasnya.

Munculnya persoalan, tak lepas dari keinginan penyandang dana yang ingin mengakuisisi saham Persis lebih dari 90 persen. Padahal, sejak awal keduanya berkomitmen untuk 50:50 terkait saham.

Bahkan, tersiar kabar, jika Senin (9/1/2017) malam, SPN melakukan pertemuan dengan penasehat tim Persis FX Hadi Rudyatmo di Jakarta.

07012017-mnf-harian-olahraga-aksi-pasoepati-2

“Inginya kami segera diselesaikan, kami tak ingin terlalu berlama-lama, karena saya yakin semua tim saat ini sudah melakukan perekrutan pemain. Intinya kejadian seperti tahun-tahun lalu, yakni kesulitan mendapatkan pemain tak kembali terulang,” terangnya.

Terpisah Pelatih Persis yang ditunjuk PT PSS, yakni Widyantoro mengaku sampai saat ini masih menunggu istruksi dari manajemen.

Bahkan, ketika ditanya apakah sudah ada nama pemain yang dipanggil seleksi, mantan pelatih Perserang Serang ini belum bisa mengatakan lebih jauh.

“Masih menunggu manajemen,” tulis singkat pria yang akrab disapa Wiwid melalui Whastappnya.

 Raditya Erwiyanto