JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pedagang Mulai Bersiap Tempati Pasar Klewer

Pedagang Mulai Bersiap Tempati Pasar Klewer

65
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
PROYEK PASAR KLEWER- Warga melintas di proyek pembangunan Pasar Klewer, Solo, Kamis (26/1). Pengerjaan proyek tersebut sudah mencapai 91 persen.

SOLO Revitalisasi Pasar Klewer, 30 Januari nanti sudah selesai pengerjaan dan rencananya akan mulai ditempati Maret mendatang.

Pedagang pun sudah mulai mempersiapkan diri untuk bisa menempati Pasar Klewer setelah selesai dibangun.

“Saat ini sedang mempersiapkan validasi persyaratan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Ini persyaratan pedagang untuk pengambilan kunci kios,” terang Anggota Tim 9 Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), Heri Edi, Sabtu (28/1/2017).

HPPK sudah mendapatkan blangko atau formulir dari Pemkot dan sudah dibagikan ke pedagang. Nantinya, blangko itu akan diserahkan ke Pemkot.

Isinya, surat pernyataan pedagang tidak memindahkan tangankan kios kepada pihak lain tanpa sepengetahuan Pemkot, lalu ada pembaharuan Surat Hak Penempatan (SHP) dan pengalihan hak (untuk yang balik nama).

Nantinya, itu harus dilampirkan persyaratan yang lain, seperti Fotocopy SHP, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Solo, foto 4 x 6 berwarna, ataupun melunasi retribusi.

Lanjut dia, pedagang sudah tidak sabar untuk menempati pasar baru. Pasalnya sudah tidak betah lagi selama berjualan di pasar sementara dan banyak pedagang yang rugi.

“Kalau untuk kondisi bangunan cukup bagus dan pedagang sudah mengecek masuk ke dalam. Kita sudah tidak sabar menempati,” imbuhnya.

Pejabat Humas HPPK, Kusbani mengatakan sudah mempersiapkan validasi persyaratan yang diinginkan Pemkot dan itu sudah di sosialisasikan ke semua pedagang.

Sementara itu Kepala Perdagangan (Disdag) Surakarta, Subagiyo menyatakan jika pedagang harus memenuhi persyaratan untuk bisa mengambil kunci kios. Yakni, lunas retribusi, menyerahkan fotocopy SHP dan menunjukkan SHP asli.

Bagi SHP hilang atau terbakar wajib mengantongi surat kehilangan dari kepolisian, memiliki NPWP, bersedia membayar retribusi secara elektronik atau e-retribusi dan tidak menjual atau menyewakan ke pihak lain.

“Jika itu tidak sesuai maka kunci belum bisa diberikan dan sudah kita sosialisasikan ke pedagang,” ujarnya.

Subagiyo menambahkan, saat ini masih proses penyelesaian dan 30 Januari nanti sudah benar-benar rampung tidak ada proses pengerjaan.

“Rencananya, besok (hari ini, Red)  Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan datang untuk mengecek,” tandasnya.

Ari Welianto