JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Pelanggar Lalu Lintas di Sragen Naik, Korban Tewas Melonjak 23 Jiwa

Pelanggar Lalu Lintas di Sragen Naik, Korban Tewas Melonjak 23 Jiwa

74
BAGIKAN
Warga terlihat memadati lokasi kecelakaan tunggal di jalur Pungkruk-Tanon, Jumat (21/10/2016) pagi. Foto : Wardoyo
Warga terlihat memadati lokasi kecelakaan tunggal di jalur Pungkruk-Tanon, Jumat (21/10/2016) pagi. Foto : Wardoyo

SRAGEN—Tahun 2016 agaknya menjadi tahun suram bagi dunia perlalulintasan di wilayah Sragen. Tak hanya angka pelanggaran lalu lintas yang meroket, angka korban tewas di jalan raya juga melonjak cukup signifikan.

Data hasil analisa dan evaluasi (anev) tahun 2016 menunjukkan dari angka pelanggaran lalu lintas sepanjang 2016 meroket hingga 27,5 persen.

Tak hanya dari pelanggaran yang disanksi teguran, pelanggaran yang dijatuhi sanksi tilang juga mengalami lonjakan hingga mencapai 25.801 pelanggar.

Setali tiga uang, angka kecelakaan sepanjang tahun 2016 juga mengalami masa kelam. Dari catatan di Polres Sragen, angka kecelakaan di wilayah Sragen sepanjang 2016 meningkat meski hanya empat kasus.

Namun, korban tewas yang terjadi akibat kecelakaan mengalami lonjakan fantastis hingga mencapai 23 jiwa.

Jika di 2015 kecelakaan hanya merenggut 80 nyawa, sepanjang tahun 2016 ada 103 nyawa yang melayang di jalan raya.

Dari sejumlah item, hanya korban luka berat yang tercatat menunjukkan tren penurunan. Dari sebelumnya 19 orang, menjadi nihil pada 2016. Sedangkan korban luka ringan dan kerugian materiil juga mengalami lonjakan signifikan.

Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso saat memberikan keterangan terkait anev lalu lintas itu menyampaikan, naiknya pelanggaran lalu lintas lebih disebabkan karena meningkatkan intensitas giat patroli yang dilakukan personelnya di ruas-ruas jalan.

“Keaktifan anggota memang lebih kami gencarkan, sehingga angka pelanggaran baik teguran maupun tilang meningkat signifikan. Kemudian anggota juga lebih responsif terutama dalam melihat pelanggaran kasatmata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan memang langsung ditindak,” jelasnya kemarin.