JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Pembangunan Gedung PGRI Sukoharjo Berpeluang Dipercepat

Pembangunan Gedung PGRI Sukoharjo Berpeluang Dipercepat

23
BAGIKAN
ilustrasi PGRI. Foto : Ario Bhawono
ilustrasi PGRI. Foto : Ario Bhawono

SUKOHARJO—Proyek pembangunan gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sukoharjo dimulai ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Kamis (26/1/2017).

Dengan luas bangunan 1.764 meter persegi dan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar, pembangunan gedung dijadwalkan rampung dalam 18 bulan.

Namun demikian, Bupati mengatakan, waktu pengerjaan 18 bulan tersebut terlalu lama. Menurutnya, pembangunan tersebut seharusnya bisa selesai dalam waktu enam bulan.

Bila kendala lamanya pembangunan lantaran anggaran belum sepenuhnya tercukupi, Bupati mengusulkan agar para anggota PGRI bergotong-royong.

“Kalau memang dibutuhkan uang sekitar Rp 5 miliar itu sebenarnya sedikit dan bisa mudah didapat. Anggota PGRI ini kan jumlahnya ribuan. Banyak juga yang sertifikasi, ngisin-ngisini kalau pembangunan lama karena masalah uang,” ucapnya setengah bergurau.

Bupati memaparkan, pembangunan gedung PGRI memang sudah selayaknya direalisasikan. Ia berharap gedung tersebut nantinya dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk kegiatan PGRI terutama untuk peningkatan kompetensi pendidik  dan tenaga kependidikan serta pelayanan masyarakat.

Sementara, Ketua PGRI Sukoharjo Bambang Sutrisno menuturkan, anggaran yang baru terkumpul dari PGRI yaitu senilai Rp1,46 miliar.

Dana tersebut diambil dari iuran 6.880 anggota PGRI Sukoharjo. Per anggota membayar berbeda-beda antara Rp 10.000 hingga Rp 40.000 per bulan.

“Pembangunan gedung merupakan keputusan konferensi kerja cabang yang dilaksanakan 7 November 2015. Keberadaan Gedung PGRI untuk menunjang kelengkapan sarana dan prasarana anggota, meningkatkan layanan dan kebutuhan organisasi,” ungkapnya.

Dynda Wahyu Wardhani