JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Perangkat Desa di Sragen Ini Relakan Gaji Untuk Mengasuh Anak-Anak Nakal dan...

Perangkat Desa di Sragen Ini Relakan Gaji Untuk Mengasuh Anak-Anak Nakal dan Korban Kekerasan

203
BAGIKAN
BERI PENGARAHAN- Hariyanto, perangkat Desa Jambeyan, Sambirejo sekaligus pemerhati sosial saat memberikan pengarahan kepada salah satu remaja putri korban kekerasan seksual di rumah asunya, Kamis (12/1/2017). Joglosemar/wardoyo
BERI PENGARAHAN- Hariyanto, perangkat Desa Jambeyan, Sambirejo sekaligus pemerhati sosial saat memberikan pengarahan kepada salah satu remaja putri korban kekerasan seksual di rumah asunya, Kamis (12/1/2017). Joglosemar/wardoyo

SRAGEN– Di dunia modern seperti sekarang ini, mencari sosok yang peduli terhadap pelaku kriminal, boleh dibilang ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Alih-alih mengasuh, kebanyakan justru mengecap atau bahkan menghindari bersentuhan dengan pelaku kriminal.

Tapi tidak dengan Hariyanto, Perangkat Desa di Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo ini. Di saat banyak aparat tersibukkan mengejar dunia, ia justru lebih banyak meluangkan sebagian hidupnya untuk mengentaskan dan mengasuh remaja atau anak-anak korban maupun pelaku kriminal.

Sudah sejak 2007 silam ia bahkan menjadikan rumahnya untuk tempat pembinaan. saat ditemui di rumahnya, Kamis (12/1/2017), Hari, sapaan akrabnya menuturkan saat ini ada tiga anak di bawah umur yang diasuhnya.

Di rumah satu-satunya di sebelah timur waduk Gebyar Kecamatan Sambirejo itu, seolah jadi saksi bagaimana ia entaskan banyak remaja dan anak-anak bermasalah sosial menjadi baik. Mulai anak putus sekolah yang suka mencuri, mabuk-mabukan dan judi semua pernah diasuhnya.

“Prinsip saya, saya sterilkan daerah saya dari miras dan hal-hal yang meresahkan. Jika warga sini sudah kita bina dan tidak lagi melakukan kegiatan-kegiatan seperti miras, judi dan mencuri, otomatis orang-orang pendatang akan rikuh karena warga sini sendiri sudah tidak melakukan,”terangnya.

Tak hanya membina, ia juga menyediakan lapangan pekerjaan bagi anak-anak binaannya. Pernah dia membina gerombolan warga yang hobi judi dan miras.

Ia menyampaikan saat itu ia mengajak orang yang disegani dalam kelompok tersebut untuk diajak membuat lapangan pekerjaan. Setelah itu dengan sendirinya, orang tersebut mengajak anak buahnya bekerja.

Hari menyampaikan metode yang ia gunakan selama ini mengajak orang tersebut untuk memberikan pekerjaan pada mereka bagi yang membutuhkan pekerjaan. Sedangkan orang atau anak yang tidak menginginkan pekerjaan, ia tampung di rumahnya.

Saat disinggung masalah biaya yang ia gunakan untuk menampung dan membina, Ia menyampaikan selama ini ia gunakan gajinya untuk kebutuhan sehari-hari keluarga bersama orang binaannya.

Selain gajinya, ia juga pernah menjual tanah untuk mendirikan usaha tambang di daerah Sambirejo, tepatnya di Kawasan Gunung Tugel.

Usaha tambang pasir tersebut merupakan salah satu lapangan pekerjaan yang ia sediakan. Setelah berhasil melalui tambang pasirnya, sedikit keuntungannya ia gunakan untuk membeli tanah lagi agar bisa digarap.

Saat ini ia tengah membina 3 orang di rumahnya. Satu orang merupakan korban kekerasan seksual yang berasal dari Gondang. Yang kedua Qomarudin seorang anak yang dulunya memiliki kebiasaan mencuri.

Yang ketiga adalah Apriliya seorang anak perempuan yang dikeluarkan dari sekolahnya karena miras. Apriliya dan korban kekerasan seksual sementara ia tampung di rumahnya dan sedang menjalani pembinaan.

Sedangkan Qomar saat ini sudah tidak lagi mencuri dan sudah bekerja di rumah Hari mengurusi ternak Kambing. Menurut Qomar, selama ia dibina oleh Hari ia merasa senang telah diberikan pekerjaan.

Ia mengaku benar-benar menyesal sudah melakukan perbuatan mencuri di masa lalunya. “Senang sudah bisa bekerja. Saya benar-benar sudah taubat dan tidak mau lagi mengulang perbuatan itu,”katanya.

Qomar sempat putus sekolah, namun ketika dibina oleh Hari ia diminta melanjutkkan sekolahnya di MTs Nurul Hudu. Setelah lulus dari MTs ia lebih memilih untuk bekerja, dan Hari memberi kepercayaan Qomar untuk memelihara ternak kambingnya.