JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Pimpinan Sragen Peringatkan Pegawai Tak Lakukan Pungli

Pimpinan Sragen Peringatkan Pegawai Tak Lakukan Pungli

309
BAGIKAN
SATGAS SABER PUNGLI- Tim Satgas Saber Pungli Sragen yang dipimpin Wakapolres Kompol Danu Pamunkas Totok (Kiri depan) dan Inspektur Sragen, Wahyu Widayat (dua dari kiri) saat dikukuhkan oleh Bupati, Jumat (20/1).
SATGAS SABER PUNGLI- Tim Satgas Saber Pungli Sragen yang dipimpin Wakapolres Kompol Danu Pamunkas Totok (Kiri depan) dan Inspektur Sragen, Wahyu Widayat (dua dari kiri) saat dikukuhkan oleh Bupati, Jumat (20/1).

SRAGEN – Sejumlah pucuk pimpinan institusi penegak hukum di Sragen mengingatkan kepada pejabat dan PNS di Sragen untuk tidak coba-coba menarik pungutan liar (pungli).

Pasalnya tak hanya tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli (Satgas Saber Pungli) yang akan mengawasi, keberadaan Tim Satgas dari pusat dan provinsi dinilai justru lebih membahayakan.

Pesan itu terungkap saat dilakukan pengukuhan Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Sragen di Pendapa Rumdin Bupati, Jumat (20/1/2017).

Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso, menyampaikan sebelum dilantik, pihaknya sudah mendapat pengarahan dari Irwasum dan Kemendagri.

Bahwa, tidak hanya Satgas Saber Pungli di daerah, pengawasan juga akan dilakukan oleh tingkatan lebih tinggi yakni dari provinsi dan pusat.

Karenanya ia mengajak semua pejabat dan PNS senantiasa menghindari praktik pungli. “Yang kita khawatirkan itu justru tim dari pusat dan provinsi” paparnya.

Senada, Kepala Kejari Sragen, Herrus Batubara, mengingatkan bahwa di antara pejabat yang hadir itu, ada yang menjadi target operasi tangkap tangan (OTT). Bahkan dirinya sebenarnya sudah mengantongi data-data indikasi pungli meski sifatnya masih belum A1.

Ia juga mengingatkan, yang perlu menjadi perhatian adalah tim provinsi dan pusat yang diyakini sudah mengintai ke daerah-daerah. Antara yang memberi dan menerima akan sama-sama diproses.

“Kalau hanya kita yang nangkap mungkin bisa. Tapi kalau sudah provinsi dan pusat, nggak akan bisa apa-apa lagi. Makanya sebelum terperangkap kembalilah ke khitahnya,” tegasnya.