JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Polisi Dalami Kasus Jaringan Prostitusi Anak di Wonogiri

Polisi Dalami Kasus Jaringan Prostitusi Anak di Wonogiri

231
BAGIKAN
pencabulan
pencabulan

WONOGIRI—Kepolisian Polres Wonogiri saat ini tengah mendalami kasus eksploitasi anak untuk keperluan seksual. Menyusul terungkapnya praktik tersebut, yang melibatkan pelaku utama CW (39), perempuan warga Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Ronald Reflie Rumondor, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Kariri mengungkapkan, kasus prostitusi dengan melibatkan anak di bawah umur di Wonogiri terus didalami pihak kepolisian.

Hal ini untuk mengetahui siapa saja korban dan penyebaran anak di bawah umur yang dieksploitasi pelaku.

Apalagi, diduga CW telah lama malang melintang melakukan praktik perdagangan manusia. CW diamankan setelah kedapatan menjual seorang gadis di bawah umur kepada seorang lelaki hidung belang pada Kamis (12/1/2017) malam lalu.

“Menurut pengakuannya (pelaku) sudah dilakoni selama 3 tahun,” ungkap Kasat Reskrim, Minggu (15/1/2107).

Ditambahkan Kasat Reskrim, dalam aksi terlarang tersebut pelaku sudah memiliki banyak anak buah dari rentang umur yang bervariasi. Mulai anak di bawah umur hingga sampai yang sudah dewasa. “Ada banyak anak buahnya, sedang kami lakukan pendataan,” lanjut Kariri.

Kariri menegaskan, pihaknya sedang berusaha menelisik sejauh mana praktik semacam ini berkembang di wilayah Wonogiri. Tidak menutup kemungkinan akan adanya pihak lain yang tersangkut kasus ini. “Kemungkinan masih ada pelaku lain,” tegas dia.

CW sendiri diketahui memperlakukan anak buahnya dengan cukup kejam. Pasalnya, dia diketahui hanya memberikan jatah 25 persen kepada anak buahnya dari setiap transaksi dengan lelaki hidung belang.

Pada setiap transaksi, CW menawarkan anak buahnya, yang banyak di antaranya masih anak-anak, dengan nilai antara Rp 500.000 hingga Rp1,5 juta. Dari jumlah tersebut, sesuai kesepakatan CW akan memperoleh bagian hingga 75 persen.