JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Polisi Tangkap Polisi di Wonogiri, Ini Kronologi Kejadiannya

Polisi Tangkap Polisi di Wonogiri, Ini Kronologi Kejadiannya

106
BAGIKAN
Foto : istimewa PEMBALAKAN LIAR-Barang bukti kayu curian berikut mobil pengangkut diamankan di Mapolres Wonogiri, Minggu (8/1/2017).
Foto : istimewa
PEMBALAKAN LIAR-Barang bukti kayu curian berikut mobil pengangkut diamankan di Mapolres Wonogiri, Minggu (8/1/2017).

WONOGIRI – Petugas Polres Wonogiri menangkap oknum anggota polisi yang bertugas di Polres Sleman.

Dia bersama empat orang kawannya terpaksa diamankan setelah terlibat praktek pembalakan liar di Wonogiri.

Praktek pembalakan liar itu terjadi di Lokasi Petak 65 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Eromoko Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Baturetno.

Tepatnya di Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko. Jajaran Satreskrim Polres Wonogiri berhasil membekuk lima pelaku yang salah satunya merupakan oknum polisi aktif.

Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Muhammad Kariri mengungkapkan, kejadian bermula pada Kamis (5/1/2017) sekitar pukul 02.00 WIB pelapor Agus Supriyanto, dan dua saksi Kusnanto, Sukisno yang merupakan pegawai perhutani melaksanakan kegiatan patroli di kawasan hutan wilayah setempat.

Rombongan petugas melihat ada sebuah mobil Daihatsu Grand Max pikap hitam dengan nomor polisi AB 8201AU di lokasi tersebut.

Pegawai perhutani itu langsung menghadangnya. Namun nahas sebelum berhasil diperiksa sopir melarikan diri.

Selanjutnya tiga orang tersebut memeriksa muatan mobil. Saat diperiksa didapati kayu sono keling yang dimuat di bak belakang tidak dilengkapi surat surat yang sah.

“Setelah memeriksa lantas korban melapor ke Polsek Eromoko yang akhirnya dilanjutkan ke Satreskrim Polres Wonogiri,” ungkap AKP Muhammad Kariri, Minggu (8/1/2017)

Berbekal laporan, tim kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap para pelakunya. Sedikitnya lima orang pelaku diamankan.

Masing-masing Heru Subagyo (38), yang merupakan oknum anggota Polda DI Yogyakarta yang bertugas di Polres Sleman bertindak sebagai pembeli dan pengangkut.

Selanjutnya, Sularto (35) sebagai Penjual serta yang menawarkan kayu, kemudian Tukijan (33), Suyatno (65) dan Sarip (42) ketiganya bertindak sebagai penebang kayu. Keempat warga sipil itu berdomisili di Pasekan, Eromoko. Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan yaitu kayu, mobil pikap, gergaji, pikulan, dan tali.

“Kelima pelaku sudah kami amankan dan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kasatreskrim.

Aris Arianto