JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Polres Sragen Periksa Ratusan Bonek, Ditemukan Palu dan Sangkur

Polres Sragen Periksa Ratusan Bonek, Ditemukan Palu dan Sangkur

186
BAGIKAN
Joglosemar | Wardoyo DIGELEDAH--Personil Polres Sragen menggeledah ratusan suporter Bonek di jalur Ngawi-Sragen wilayah Pilangsari, Ngrampal, Jumat (6/1)
Joglosemar | Wardoyo
DIGELEDAH–Personil Polres Sragen menggeledah ratusan suporter Bonek di jalur Ngawi-Sragen wilayah Pilangsari,
Ngrampal, Jumat (6/1)

SRAGEN – Ratusan suporter Persebaya yang dikenal dengan sebutan bondo nekat (bonek) yang hendak menuju Kongres PSSI di Bandung, terpaksa dihentikan di jalur Ngawi-Sragen wilayah Pilangsari, Ngrampal, Jumat (6/1/2017).

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan Polres, ada bonek yang ditemukan membawa senjata tajam (sajam) palu dan
sangkur.

Tidak hanya itu, sedikitnya 73 bonek juga diketahui tidak membawa tanda pengenal atau identitas saat sweeping dilakukan.

Sweeping terhadap rombongan suporter asal Jatim itu dilakukan sekira pukul 08.00 WIB dengan dipimpin langsung Kapolres Sragen, AKBP Cahyo Widiarso.

Puluhan personel Polres dikerahkan untuk menghentikan rombongan bonek yang menaiki truk. Setelah turun, petugas langsung memeriksa satu persatu untuk didata kelengkapan identitasnya serta memeriksa barang bawaan mereka.

“Ada satu yang tadi membawa senjata tajam dan langsung kita amankan. Bawa sangkur dan palu,” papar Kapolres.

Bonek pembawa sajam itu diketahui bernama Bahrudin Akbar alias Udin (19). Remaja yang masih berstatus sebagai siswa kelas III Madrasah Aliyah Alfudo Porong itu diamankan dari rombongan bonek berjumlah 61 orang yang naik truk.

Setelah kedapatan membawa sajam, siswa asal Dukuh Duwet Kenongo RT 14/1, Desa Duwet Kenongo, Porong, Sidoarjo, Jatim itu kemudian diperiksa intensif oleh Polsek Ngrampal.

Sedangkan, sebilah sangkur, palu dan obeng yang dibawanya diamankan sebagai barang bukti. Kapolres menjelaskan, aksi penghentian dan pemeriksaan itu dilakukan sebagai antisipasi terhadap rombongan bonek yang melintasi Sragen menuju ke Bandung tersebut.