JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Polresta Komitmen Berantas Judi di Solo

Polresta Komitmen Berantas Judi di Solo

50
BAGIKAN
Ilustrasi
Ilustrasi

SOLO—Jajaran Polresta Surakarta menegaskan komitmen untuk terus memberantas segala bentuk perjudian di Kota Solo, termasuk praktik perjudian capjikia.

“Penyakit masyarakat (pekat) berupa judi jenis apapun harus diberantas, termasuk capjikia,” terang Wakasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Sutoyo mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ahmad Luthfi, Jumat (20/1/2017).

Menurut AKP Sutoyo, praktik perjudian telah meresahkan masyarakat. Dari inilah, polisi terus menggencarkan operasi guna memberantas perjudian.

Wakasatreskrim menyebutkan, sejak awal tahun 2017, Polresta Surakarta telah berhasil mengungkap empat kasus perjudian dengan 19 tersangka.

Ditambahkannya, jajaran Satreskrim Polresta Surakarta telah menangkap para pelaku perjudian yang melakukan praktik perjudian baik secara langsung maupun maupun online.

Sutoyo menambahkan, untuk memberantas praktik perjudian, polisi sangat membutuhkan peran masyarakat sebagai bentuk sinergi. Menurut dia, partisipasi masyarakat sangatlah penting.

Pasalnya, informasi dari masyarakat inilah yang akan ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian guna melakukan penyelidikan. Dari kasus perjudian yang telah berhasil terungkap, sebagian besar berawal dari informasi dari masyarakat.

Kasus perjudian yang paling banyak terungkap adalah judi capjikia. Sutoyo berharap, masyarakat dapat bekerjasama dengan petugas kepolisian untuk selalu melapor atau memberikan informasi apabila menyaksikan semua aktifitas yang sekiranya mencurigakan atau mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami butuh partisipasi masyarakat untuk melakukan penyelidikan segala kemungkinan adanya praktik judi atau tindak pidana lainnya,” imbuh Sutoyo.

Satria Utama