JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Ratusan Guru SD dan SMP Dimutasi, Ini Tujuannya

Ratusan Guru SD dan SMP Dimutasi, Ini Tujuannya

98
BAGIKAN

0212-guru-bukan-buruh-mengajar

SOLO— Ratusan guru SD dan SMP Negeri di Solo dimutasi. Jumlah guru SD yang dimutasi sebanyak 274 orang dan guru SMP sebanyak 253 orang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta, Etty Retnowati menuturkan, tujuan mutasi adalah untuk pemerataan pendidikan.

“Ini merupakan program Pemkot Surakarta. Pak Walikota berharap prestasi pendidikan di Solo bisa merata di semua sekolah dan semoga pelayanan pendidikan di Solo semakin baik,” ujar Etty.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta, Sulardi mengatakan, terkait dengan mutasi yang diprogramkan pemerintah yaitu untuk periode masa kerja guru 20 tahun di sekolah terakhir.

“Untuk mutasi kali ini bersamaan dengan adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), semua guru Aparatur Sipil Negara (ASN) juga menerima SK tapi tetap di sekolah semula,” terangnya kepada wartawan, Jumat (6/1/2017).

Namun, lanjut Sulardi, yang dimutasi berdasarkan kebijakan masa kerja 20 tahun ada 274 untuk guru SD dan 253 untuk guru SMP.

“Termasuk ada tambahan sedikit guru adanya penataan yaitu sisa-sisa tahun kemarin,” ujar Sulardi.

Mutasi ini dilakukan hampir merata di seluruh sekolah baik SDN maupun SMPN di Solo. Kecuali bagi guru kelahiran tahun 1957-1959, tidak dimutasi meski sudah mengabdi 20 tahun di sekolah terakhir, karena akan memasuki masa pensiun.

“Lalu ada juga satu, dua guru yang dimutasi meski belum 20 tahun, karena program sebelumnya dalam rangka kebutuhan organisasi di sekolah tersebut,” imbuh Sulardi.

Program ini akan terus ditindaklanjuti, bisa jadi setiap semester ada mutasi yang tujuannya untuk penataan dan pemerataan SDM.

Dalam melakukan mutasi guru baik SD maupun SMP, tetap disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing sekolah.