JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Revitalisasi Pasar Mulur Sukoharjo Menanti Kemendagri

Revitalisasi Pasar Mulur Sukoharjo Menanti Kemendagri

18
BAGIKAN
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani SIAP REVITALISASI-- Aktivitas di Pasar Mulur yang akan direvitalisasi pada awal tahun 2017 mendatang. Foto diambil, Selasa (15/11).
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
SIAP REVITALISASI– Aktivitas di Pasar Mulur yang akan direvitalisasi pada awal tahun 2017 mendatang. Foto diambil, Selasa (15/11).

SUKOHARJO—Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Sukoharjo masih menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk merevitalisasi Pasar Mulur di Kecamatan Bendosari. Hal tersebut guna mendapatkan kejelasan ukuran kios pasar.

“Kami masih menunggu undangan dari pusat untuk merapatkan hasil keputusan ukuran kios di Pasar Mulur nanti. Kemungkinan nanti akhir bulan,” ucap Kepala Dinperindagkop UMKM Sukoharjo, Sutarmo, Kamis (26/1/2017).

Sutarmo menjelaskan, aturan dari Kemendagri untuk ukuran kios yakni 2 x 3 meter. Padahal kios yang kini dihuni oleh para pedagang berukuran 3 x 4 meter.

Ia mengatakan, hal tersebut sudah diatasi dengan surat resmi dari Bupati Sukoharjo melalui Sekretaris Daerah yang dikirimkan ke Kemendagri.

Isi surat tersebut meminta agar  luasan kios pasar nantinya tetap sama seperti sebelum direvitalisasi.

“Kalau sudah ada keputusan tertulis dari Kemendagri kami akan langsung melakukan revitalisasi. Karena Detail Enginering Design (DED) dan proses perizinan juga sudah selesai,” ucapnya.

Revitalisasi pasar yang dianggarkan sebesar Rp 3,8 miliar ini diharapkan tidak menuai kontroversi dari para pedagang. Maka dari itu, luasan kios sangat diperhatikan dan diharapkan Kemendagri dapat menyetujui perihal ukuran luas kios.

“Intinya kami menghindari kegeraman pedagang bila ukuran tidak sesuai. Selanjutnya kami juga sudah mengajukan revitalisasi untuk Pasar Sraten di Kecamatan Gatak dan Pasar Glondongan di Kecamatan Polokarto,” lanjut Sutarmo.

Salah satu pedagang di Pasar Mulur, Sutarmi (45), mengatakan belum ada sosialisasi resmi terkait revitalisasi tersebut.

Namun lurah pasar sudah sempat memberitahukan kepada para pedagang bahwa pasar akan mulai direvitalisasi pada April mendatang.

“Kami tanya pak lurah, katanya mau direvitalisasi April. Ya kami mendukung saja asal lokasi dan luasan kios tidak berubah,” kata dia.

Dynda Wahyu Wardhani