JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Sambut Imlek, 4.000 Lampion Hiasi Pasar Gede

Sambut Imlek, 4.000 Lampion Hiasi Pasar Gede

35
BAGIKAN
0501-lampion
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
MENYAMBUT IMLEK—Puluhan lampion terpasang di atas Kali Pepe, Surakarta, Rabu (4/1). Lampion tersebut dipasang untuk menyambut tahun baru China.

SOLO – Tahun ini Pasar Gede Solo kembali akan dihiasi dengan ribuan lampion dalam menyambut perayaan Imlek. Akan ada 4.000 buah lampion yang dipasang untuk memperindah kawasan itu.

Ribuan lampion ini bakal dipasang oleh Panitia Imlek Bersama, Klenteng Tien Kok Sie serta beberapa pihak yang turut serta memeriahkan tahun baru China. Ketua Klenteng Tien Kok Sie Hendry Susanto mengatakan untuk lampion mulai dipasang pada awal pekan ini. Sedangkan sisanya mulai dikerjakan pada Minggu mendatang.

“Ada 4.000 totalnya, target kami 17 Januari sudah terpasang semua. Dan malam harinya bisa kami nyalakan, seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya kepada Joglosemar, Rabu (4/1).

Selain itu, Hendry mengatakan, Klenteng Tien Kok  Sie mulai berbenah jelang perayaan Imlek tahun ini. Pada Kamis (5/1), salah satu  klenteng tertua di Indonesia ini akan dibersihkan. “Semua akan kita bersihkan, bagi teman-teman media yang ingin meliput, kami persilahkan,” harapnya.

Sementara itu Harti salah seorang penjaga Klenteng Tien Kok Sie mengakui, jelang imlek tahun ini masyarakat yang datang ke klenteng jumlahnya meningkat drastis.  Biasanya dalam sehari antara belasan hingga puluhan orang, namun jelang Imlek bisa mencapai angka ratusan.

Selain saat Imlek, ia menerangkan klenteng juga ramai saat ce it (bulan mati) dan cap go (bulan purnama) yang jatuh pada tanggal 1 dan tanggal 15 di setiap bulannya. “Bukan bulan menurut kalendar Jawa lho, tetap menurut kalender China. Kalau di agama Kristen kan ada Hari Minggu, kalau agama Islam ada Hari Jumat, sedangkan kami ce it dan cap go,” terangnya.

Raditya Erwiyanto