JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Siswa SMP MTA Gemolong Ditemukan 2 Jam Setelah Berita Diunggah. Ini Kronologisnya..

Siswa SMP MTA Gemolong Ditemukan 2 Jam Setelah Berita Diunggah. Ini Kronologisnya..

1005
BAGIKAN
HILANG MISTERIUS- Inilah foto terakhir Reyhan (13), siswa SMP MTA GEmolong saat meninggalkan rumah terakhir kali, Rabu (4/1/2017) dan hilang kontak hingga Jumat (6/1/2017). Foto istimewa
HILANG MISTERIUS- Inilah foto terakhir Reyhan (13), siswa SMP MTA GEmolong saat meninggalkan rumah terakhir kali, Rabu (4/1/2017) dan hilang kontak hingga Jumat (6/1/2017). Foto istimewa

SRAGEN– Reyhan Dzikra Atharik (13), siswa Kelas VIII SMP MTA Gemolong yang hilang misterius sejak Rabu (4/1/2017) ditemukan di sebuah warnet di Gemolong Jumat (6/1/2017) pukul 23.32 WIB. Penemuan siswa asal Dukuh Tegal Kiran RT 1/1, Desa Ngemplak, Kalikotes, Klaten itu tepat dua jam setelah berita terunggah.

“Alhamdulilah sudah ketemu Mas. Terimakasih atas bantuannya,” ujar Agus Tri, orangtuanya memberitahu lewat telepon selulernya, Sabtu (7/1/2017) dinihari

Agus mengisahkan riwayat terakhir putranya itu kepada Joglosemar Jumat (6/1/2017) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Hanya berselang dua jam setelah berita terunggah. Menurutnya si operator warnet yang mengetahui berita hilangnya Reyhan dari internet kemudian mengontak pihak sekolah yang lantas menjemput Reyhan.

Sayangnya, Agus tak menceritakan bagaimana riwayat putranya itu bisa terdampar di warnet tanpa kontak sejak Rabu (4/1/2017). Ia mengaku masih focus menemani keduanya itu untuk pemulihan mental dan psikis Sabtu (7/1/2017). Ia juga mengatakan juga masih menunggui ibunya yang sedang terbaring di rumah sakit.

Seperti diberitakan, Reyhan dinyatakan hilang kontak sejak berangkat dari rumah pada Rabu (4/1) sekira pukul 10.25 WIB naik kereta api Prameks dari Stasiun Maguwo menuju Stasiun Balapan. Rencananya dari Balapan, putranya akan melanjutkan perjalanan dengan naik bus menuju ke sekolahnya di Gemolong.

Biasanya, ia sampai di sekolah tidak lebih dari jam 15.00 WIB. Namun hingga malam hari sampai berganti hari, tak kunjung ada kabar. Pihak sekolah juga menyampaikan Reyhan belum sampai di asrama sekolah.

Atas hilangnya putranya itu, ia juga sudah melapor ke Polsek Banjarsari Surakarta dan melakukan penyisiran di rute yang kemungkinan dilewati putranya. Namun hingga penyisiran ke Gemolong dengan dibantu pihak sekolah, Jumat (6/1/2017) semuanya masih nihil. Wardoyo