JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Solo Berharap Masuk Jaringan Kota Kreatif

Solo Berharap Masuk Jaringan Kota Kreatif

57
BAGIKAN
Joglosemar|Mohammad Ayudha gedung bertingkat di Kota Solo di ambil dari salah satu gedung bertingkat di Kota Solo, Selasa (1/11).
Joglosemar| Dok
gedung bertingkat di Kota Solo di ambil dari salah satu gedung bertingkat di Kota Solo, Selasa (1/11).

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta saat ini tengah menyusun proses pengajuan Kota Solo agar dapat masuk dalam jaringan kota kreatif (Creative Cities Network) Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization – UNESCO).

Hal ini untuk memenuhi target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 2017 sebanyak 117.000 orang.

Sekretaris Dinas Pariwisata Budi Sartono mengatakan nantinya pengajuan ini didasarkan pada kategori budaya performing art.

“Untuk mewujudkan hal ini sangat diperlukan kerja sama dengan banyak pihak baik itu pemerintah, komunitas, masyarakat, pendidikan, serta media massa,” katanya kepada wartawan saat ditemui kantornya, Selasa (24/1/2017).

Bagaimana tidak jumlah 117.000 untuk wisman itu tiga kali lipat dari realisasi tahun lalu yang hanya sekitar sekitar 37.000 wisman.

Budi mengatakan selain pengajuan kepada UNESCO, sejumlah event pun dipersiapkan sebagai pilihan wisata bagi wisatawan yang datang ke Solo.

“Sekitar 43 event dipersiapkan tentu saja dengan konsep yang lebih matang, selain itu ada pula penambahan event baru salah satunya Solo is Solo,” ujarnya.

Event ini akan menampilkan seni grafiti yang terlukis di dinding dan rolling door ruko – ruko jalanan, sehingga akan memanjakan mata para wisatawan serta masyarakat.

Budi menambahkan segala upaya tersebut tak lain adalah untuk lebih memperkenalkan Solo di mata dunia.

Garudea Prabawati