JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Solo Great Sale Libatkan 1.000 Pedagang Pasar Tradisional

Solo Great Sale Libatkan 1.000 Pedagang Pasar Tradisional

31
BAGIKAN
1001-gareng-1
Dok
Gareng S Haryanto

SOLO – Solo Great Sale (SGS) 2017 akan memberikan angin segar bagi pedagang tradisional. Pasalnya panitia SGS akan lebih banyak melibatkan pelaku UMKM dan pedagang pasar tradisional, setidaknya lebih dari sepuluh pasar tradisional dengan seribuan pedagang bakal berpartisipasi dalam event tahunan itu.

Pasar – pasar tradisional tersebut seperti Pasar Nongko, Tanggul, Gede, Jongke, Legi, Kadipolo, Nusukan, Harjodaksino, Gading, Singosaren, dan Klewer. Hal tersebut dijelaskan Ketua Panitia SGS sekaligus Ketua Kadin Surakarta Gareng S Haryanto, usai rapat panitia di kantor Kadin setempat, Senin (9/1/2017).

“Kami segera koordinasi dengan Dinas Perdagangan untuk memastikan pasar tradisional yang ikut,” katanya.

Secara teknis memang terdapat persoalan terkait minimnya alat elektronik guna pendataan serta pembayaran di pasar tradisional. Namun demikian panitia SGS tak kehabisan akal, lanjut Gareng, panitia SGS akan menerbitkan voucher. Teknisnya, nanti setiap pembeli minimal Rp 50.000 dan kelipatannya akan mendapatkan voucher dari pedagang dan bisa dicatatkan di petugas untuk selanjutnya ditukarkan kartu atau kupon untuk diikutkan dalam undian.

“Nantinya di tiap pasar tradisional atau di titik-titik tertentu akan ditempatkan petugas guna mencatat dan menerbitkan kupon atau kartu SGS, termasuk di kantor Kadin,” kata Ketua II SGS David R Wijaya.

Lebih lanjut David mengatakan, panitia menargetkan 1.500 peserta/tenant dalam SGS yang ketiga ini. Selain membidik tenant baru para pedagang pasar tradisional, sebelumnya panitia telah melibatkan para pedagang, mall, maskapai penerbangan, minimarket, diler, dan pengembang di event sebelumnya. Sehingga untuk keterlibatan di event selajutnya pihak panitia tinggal minta konfirmasi saja.

“Kami tengah koordinasi dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dalam menentukan tanggal yang tepat untuk peluncuran SGS di Jakarta di bulan Januari ini,” jelasnya. Garudea Prabawati