JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Solo Segera Punya Sekolah Olahraga, GOR Manahan Jadi Alternatif

Solo Segera Punya Sekolah Olahraga, GOR Manahan Jadi Alternatif

219
BAGIKAN
Joglosemar | Maksum Nur Fauzan Pemain Persis Solo Junior melakukan latihan ringan di Komplek Stadion Manahan Solo, Rabu (21/9).
Joglosemar | Maksum Nur Fauzan
Pemain Persis Solo Junior melakukan latihan ringan di Komplek Stadion Manahan Solo, Rabu (21/9).

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta membentuk sekolah olahraga yang akan dimulai pada tahun ajaran 2017.

Langkah ini dilakukan untuk mengasah kemampuan anak-anak di bidang olahraga namun tetap tidak ketinggalan pendidikan formalnya.

“Ini akan dimulai di tahun ajaran 2017. Saat ini tengah mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk sekolah olahraga,” terang Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan, Sabtu (7/1/2017).

Walikota menjelaskan konsep sekolah olahraga yang digagas sementara waktu akan dititipkan ke sekolah-sekolah yang sudah ditunjuk Pemkot. Nanti setelah ada sarana dan prasarana baru mereka akan dipindah di sekolah olahraga.

“Jadi nanti mereka itu latihannya di situ, tidurnya di situ dan belajarnya juga. Pemkot tengah membidik dan merancang di GOR Manahan dan bangunan di sebelahnya yang akan dijadikan untuk mess dan sebagaianya,” terang dia.

“Konsepnya itu hampir sama dengan sekolah olahraga Ragunan, tapi disini kelas olahraga dulu karena belum ada sarana dan prasarana. Sementara dititipkan dulu, sekolah yang siap itu di SMP 1 dan SMK 4,” kata dia.

Untuk membentuk sekolah olahraga, Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Dana itu akan digunakan untuk uang saku dan uang sekolah mulai dari tingkat SMP dan SMA.

Rudy menargetkan ada 100 siswa untuk program ini dengan minat olahraga seperti bola basket, bulu tangkis, bola voli dan karate.

Dengan adanya sekolah olahraga, lanjut Rudy, orangtua yang memiliki anak berprestasi di bidang olahraga tak perlu khawatir pendidikan formal anaknya tertinggal lantaran kesibukan berlatih.