JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Sragen dan Wonogiri Waspada Antraks, Klaten Vaksinasi Ratusan Hewan

Sragen dan Wonogiri Waspada Antraks, Klaten Vaksinasi Ratusan Hewan

62
BAGIKAN
Joglosemar | Dani Prima ANTISIPASI ANTRAKS--Petugas kesehatan hewan DPKPP Klaten saat melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan fisik hewan, Senin (23/1).
Joglosemar | Dani Prima
ANTISIPASI ANTRAKS–Petugas kesehatan hewan DPKPP Klaten saat melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan fisik hewan, Senin (23/1).

KLATEN—Sejumlah pemerintah kabupaten melakukan langkah konkret untuk mengantisipasi serangan antraks pada hewan ternak. Untuk diketahui, kasus antraks pada hewan ternak ditemukan di Kulon Progo DIY, dua pekan lalu.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Klaten pada tahun ini akan melaksanakan vaksinasi terhadap 6.000 hewan ternak. Kegiatan vaksinasi ini akan dilaksanakan di lima kecamatan yang berbatasan dengan Sleman dan Boyolali.

Antara lain di Kecamatan Prambanan, Jogonalan, Delanggu, Jatinom dan Tulung. Kegiatan vaksinasi ini juga dilaksanakan untuk mengantisipasi virus antraks yang isunya sempat menyebar di Kabupaten Kulon Progo.

Kasi Kesehatan Hewan Kesehatan Masyarakat dan Veteriner (Keswan Keswan Kesmavet) DPKPP Klaten, Awik Purwanti mengatakan, walau sampai saat ini belum ada temuan hewan ternak yang terjangkit virus antraks di Klaten, pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi.

“Tahun 2017 ini akan kita laksanakan kegiatan vaksinasi terhadap 6.000 hewan ternak, baik sapi maupun kambing di lima kecamatan di Kabupaten Klaten. Kegiatan akan kami laksanakan dalam waktu dekat ini,” tuturnya, Senin (23/1).

Awik menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini akan dilaksanakan dengan cara mendatangi langsung para peternak. Menurut Awik, populasi sapi di lima kecamatan itu sekitar 40 persen dari total hewan ternak di Klaten sejumlah 100.000-an ekor.

Sementara itu, salah satu petugas kesehatan DPKPP Klaten, Margito ketika ditemui di Pasar Hewan Prambanan mengatakan, untuk mengantisipasi adanya hewan ternak yang tertular virus antraks. Pihaknya langsung mengadakan pemeriksaan hewan ternak yang diperjual belikan di Pasar Klaten.

“Sejauh ini kita belum menemukan adanya hewan ternak yang tertular virus antraks di Pasar Hewan Prambanan,”tuturnya.

Dari Wonogiri, peternak diminta waspada terhadap virus antraks sebagaimana marak diberitakan di daerah Kulon Progo. Terlebih Wonogiri merupakan sentra penghasil sapi terbesar di Jateng.