JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Sukoharjo Kini Punya Rumah Demokrasi, Begini Fungsinya

Sukoharjo Kini Punya Rumah Demokrasi, Begini Fungsinya

25
BAGIKAN
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani DIRESMIKAN—Ketua KPU Juri Ardiantoro (paling kanan) didampingi Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi dan Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano melihat-lihat rumah demokrasi milik KPU Sukoharjo, Selasa (24/1).
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
DIRESMIKAN—Ketua KPU Juri Ardiantoro (paling kanan) didampingi Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi dan Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano melihat-lihat rumah demokrasi milik KPU Sukoharjo, Selasa (24/1).

SUKOHARJO—Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Juri Ardiantoro meresmikan rumah demokrasi atau rumah pintar milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo, Selasa (24/1/2017).

Rumah demokrasi di Sukoharjo jadi yang pertama diresmikan KPU RI pada tahun 2017.

Rumah demokrasi tersebut digunakan sebagai rumah pintar di mana semua informasi dan data tentang pemilihan umum (Pemilu) dari masa ke masa dapat diketahui oleh masyarakat.

“Rumah demokrasi ini adalah yang pertama diresmikan di Provinsi Jawa Tengah di tahun 2017. Diharapkan daerah lain yang belum memiliki, juga segera meresmikan rumah demokrasi ,” ucap Juri Andrianto, Selasa (24/1/2017).

Data dari KPU RI pada tahun 2016 diketahui ada sembilan provinsi dan 60 kabupaten/kota di Indonesia yang dijadikan sebagai percontohan rumah demokrasi. Sedangkan, pada tahun 2017 ini diharapkan jumlahnya mengalami peningkatan.

Juri mengatakan, dalam rumah demokrasi terdapat ruang display yang memasang hasil pemilu, hasil partisipasi, bahan sosialisasi dari KPU, maskot, serta bendera pemilu.

Juga ada ruang simulasi dan diskusi untuk menampilkan sistem pemungutan suara di TPS. Serta, ruang audio visual yang memiliki rekaman video tentang pemilu dari tahun 1955-2015, baik nasional maupun lokal.

“Rumah demokrasi ini nanti semoga bisa dimanfaatkan untuk seluruh lapisan masyarakat. Baik pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum. Karena ini akan bermanfaat bagi seluruh masyarakat untuk memberikan edukasi tentang politik dan pemilu,” ucap Juri.

Ketua KPU Sukoharjo Kuswanto menambahkan, rumah demokrasi sebagai bentuk apresiasi KPU Sukoharjo terhadap animo masyarakat dalam berdemokrasi.

Rumah demokrasi tersebut juga merupakan pelaksanaan program KPU RI khususnya dalam pendidikan politik bagi pemula atau pemerhati demokrasi di Sukoharjo dan sekitarnya.

Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi memaparkan, rumah demokrasi tersebut diharapkan mampu memberi motivasi lebih untuk bekerja dan berkarya guna menyukseskan pemilu-pemilu selanjutnya, sebagai salah satu unsur penting untuk parameter demokratis.

Dynda Wahyu Wardhani