JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Di Sukohoharjo, Pemulung Akan Diberi Gaji Lho!

Di Sukohoharjo, Pemulung Akan Diberi Gaji Lho!

46
BAGIKAN
2601 - pemulung
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
DAPAT GAJI—Seorang pemulung tengah memungut sampah di TPS Carikan, Kecamatan Sukoharjo. Para pemulung tersebut diwacanakan mendapat gaji dari Pemkab.

SUKOHARJO—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sukoharjo berencana akan merekrut pemulung untuk pengelolaan sampah di Sukoharjo. Para pemulung tersebut nantinya akan menerima gaji sesuai dengan nominal yang biasa mereka dapat perharinya.

“Pemulung yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah akan kami pekerjakan dan kami gaji. Untuk besaran gajinya masih akan kami perhitungkan. Yang jelas besarnya tidak akan jauh beda dengan jumlah yang biasa mereka dapat perharinya,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sukoharjo Suraji, Rabu (25/1/2017).

Suraji menerangkan, pemulung yang dipekerjakan tersebut nantinya bertugas memisahkan sampah organik dan sampah plastik yang ada di TPA Mojorejo. Nantinya, di TPA Mojorejo itu akan dipasang mesin pengolah sampah. Sampah yang telah dipisahkan selanjutnya diolah sehingga bisa dimanfaatkan kembali atau dijual.

“Sampah organik diolah menjadi pupuk, sedang sampah nonorganik dijual kembali. Hasil dari penjualan itu akan dikelola dan dimanfaatkan untuk kebutuhan pengelolaan. Termasuk membayar gaji pemulung,” jelas Suraji.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan, seusai kunjungan ke Amerika tentang pengelolaan sampah, memang banyak wacana yang harus direalisasikan. Salah satunya adalah pengadaan mesin pengolah sampah.

“Mesin pengolah sampah ini sangat mahal. Harganya mencapai milyaran rupiah. Karena memang efektif sekali untuk mengurai sampah jadi lebih bermanfaat,” tuturnya.

Bupati memaparkan, ia bersama tim dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan mengupayakan bantuan dari Amerika untuk pengadaan mesin tersebut. “Kami akan terus mencoba untuk menindaklanjuti perihal mesin sampah ini. Semoga bisa segera terealisasi secepatnya,” ucap Bupati. Dynda Wahyu Wardhani