JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pendidikan Ini Tantangan Pendidikan di SMA Dewasa Ini

Ini Tantangan Pendidikan di SMA Dewasa Ini

86
BAGIKAN
Istimewa
Hendro Susilo

Bagaimana tantangan pendidikan di SMA dewasa ini, berikut pandangan Kepala  SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Hendro Susilo saat diwawancarai Joglosemar.

  1. Bagaimana tantangan saat ini yang dihadapi usia SMA dalam pendidikan ?

Jawab :

Usia SMA merupakan usia remaja, di mana remaja mengalami perkembangan jasmani, intelektual, moral spiritual, emosional dan sosial. Isu-Isu seputar permasalahan perkembangan remaja SMA sering kita dengar dan menjadi tantangan bagi kita. Seperti merokok, perkelahian antar pelajar dan lain sebagainya. Permasalahan yang timbul bersumber dari dimensi moral, biologis, psikologis dan dimensi kognitif. Dimensi inilah menjadi tolok ukur kita memahami remaja. Selain dimensi tersebut, proses perkembangan pribadi sangat dipengaruhi oleh faktor dominan seperti faktor bawaan, faktor kematangan dan faktor lingkungan.

Dengan memahami dimensi perkembangan, dunia pendidikan bisa mendesain program-program yang bisa memaksimalkan potensi remaja dari berbagai dimensi agar tumbuh menjadi dewasa.

  1. Bagaimana peran sekolah dalam mendidik usia remaja SMA di era sekarang yang penuh dengan tantangan?

Jawab : Pertama, sekolah harus memahami dimensi-dimensi perkembangan usia SMA. Sekolah bisa mendesain program-program yang menyentuh aspek moral spiritual, aspek fisik (biologis), aspek kognitif serta aspek psikologis. Pemahaman ini sebagai dasar untuk mendesain program-program sekolah yang dinamis yang mampu memberikan sentuhan-sentuhan perkembangan pada siswa SMA. Selanjutnya, sekolah perlu memperhatikan faktor perkembangan eksternal seperti perkembangan teknologi dan informasi, budaya lokal dan global serta pergaulan internasional. Hal ini untuk memberikan aspek kemajuan cara berpikir siswa.

  1. Profil sekolah ideal seperti apa yang bisa menjawab tantangan saat ini ?

Jawab : Seperti yang telah saya uraikan sebelumnya. Sekolah ideal menurut saya adalah sekolah yang fokus dalam proses kematangan siswa dan perkembangan eksternal. Kematangan yang dimaksud seperti kematangan moral spiritual,kematangan kognitif, kematangan psikologis dan emosional, maupun kematangan sosial. Selain itu, sekolah juga perlu mendesain program-program dinamis dengan memperhatikan perkembangan eksternal seperti iptek dan globalisasi. Sehingga, idealnya output yang dihasilkan bisa membentuk karakter siswa yang memiliki cara berpikir,bertindak, berperilaku dengan matang dan berorientasi pada kemajuan.

  1. Apakah SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta siap menjawab tantangan saat ini ?

Jawab : Jika ditanya kesiapan, kehadiran SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta hadir justru karena ada tantangan-tantangan tersebut. Sekolah merasa terpanggil untuk mendidik putra-putri kader umat dan bangsa, agar mampu memberikan kontribusi yang positif untuk masyarakat. Sebagai contoh, aspek moral spiritual kita bangun dengan kegiatan keagamaan yang utuh, aspek sosial kita bangun dengan program live in society, aspek kognitif kita bangun dengan program rumah bakat, aspek kemandirian dan kewirausahaan kita asah dengan program laboratorium kewirausahaan yang dikelola siswa, dan lain sebagainya.

Intinya, setiap program yang dibuat sekolah semuanya diarahkan untuk proses kematangan siswa dan peningkatan kualitas diri agar kelak mereka mampu hidup mandiri, mampu bersaing di perguruan tinggi dan menjadi pribadi yang memberikan manfaat untuk masyarakat. Dwi Hastuti

Penerimaan Peserta Didik Baru

Tahun Pelajaran 2017/2018

online : kunjungi

www.perguruanmuhkottabarat.or.id

Gelombang 1 : 17 November 2016 – 17 Februari 2017

Gelombang 2 : 20 Februari – 26 Mei 2017

CP : 085728545425 (ust Roviq)

083865865057 (ust listyo)

KUOTA TERBATAS

Alamat kampus : Jl. Pleret Raya No 9 Banyuanyar- Banjarsari, Surakarta