JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Teriak Minta Tolong Disangka Hantu, Tolip Akhirnya Tewas Tenggelam

Teriak Minta Tolong Disangka Hantu, Tolip Akhirnya Tewas Tenggelam

84
BAGIKAN

 

Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani PENCARIAN—Anggota Koramil 11/Polokarto dan tim SAR dibantu masyarakat Desa Godog, Kecamatan Polokarto saat pencarian korban tenggelam, Selasa (10/1/2017).
Joglosemar | Dynda Wahyu Wardhani
PENCARIAN—Anggota Koramil 11/Polokarto dan tim SAR dibantu masyarakat Desa Godog, Kecamatan Polokarto saat pencarian korban tenggelam, Selasa (10/1/2017).

SUKOHARJO—Malang benar nasib Tolip alias Topik (29), warga Ngemplak RT 2 RW 2, Desa Godog, Kecamatan Polokarto. Disangka hantu saat berteriak minta tolong, Tolip akhirnya tenggelam karena tak mendapat pertolongan usai jatuh di Kali Ayar, Selasa (10/1/2017) dini hari.

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah warga yang sedang melewati jalan dekat Kali Ayar tersebut mengaku sempat mendengar adanya suara orang yang meminta tolong. Namun, warga tidak ada yang berani mendekat lantaran mengira suara tersebut hanyalah halusinasi atau suara makhluk gaib.

Danramil 11/Polokarto, Kapten Inf Kurniawan, mewakili Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Taufan Widiantor, ketika dihubungi wartawan, membenarkan bahwa suara minta orang tersebut berasal dari seorang warga. Setelah kejadian, pagi hari diadakan pengecekan kepada warga setempat.

Ternyata ada laporan dari warga, yakni Sukiman (55) dan Tinuk (50) yang mengaku bahwa anak mereka, Tolip telah hilang. Dari situ diindikasikan bahwa teriakan yang didengar warga dini hari sebelumnya adalah Tolip. Pencarian pun langsung dilakukan oleh anggota Koramil 11/Polokarto bersama tim SAR dengan dibantu masyarakat. “Proses pencarian kami mulai pukul 09.30 WIB dengan bantuan masyarakat setempat,” kata dia.

Koordinator Basarnas Pos SAR Surakarta, Amin Yahya mengatakan, korban akhirnya ditemukan kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian. “Korban kami temukan pukul 14.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia di dasar sungai,” ujarnya.

Masih menurut informasi dari Amin, kejadian bermula saat Topik hendak buang hajat pada dini hari di Kali Ayar yang berkedalaman 3 meter tersebut. Diduga saat buang hajat korban terpeleset dan tenggelam karena tidak bisa berenang.

“Korban sempat berteriak minta tolong, tetapi warga setempat mengira itu adalah suara hantu sehingga tidak berani mendekat ke arah suara dan baru pagi harinya warga menyadari ada orang yang hilang,” ungkap Amin.

Dynda Wahyu Wardhani