JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Dibekali Rp 150 Juta, Tim Saber Sragen Bakal Sapu Pungli Pelayanan Publik

Dibekali Rp 150 Juta, Tim Saber Sragen Bakal Sapu Pungli Pelayanan Publik

363
BAGIKAN

sragenSRAGEN– Sebanyak 23 sektor pelayanan publik dinilai rawan pungutan liar (pungli). Karenanya tim sapu bersih (Saber) pungli
Pemkab Sragen yang terbentuk akan membidik sektor-sektor pelayanan.
“Sudah ada target-target tertentu. Kebanyakan di bidang pelayanan,” papar Wakil Ketua Tim Satgas Saber Pungli Sragen yang juga Kasie Intelijen Kejari, Widyahari Sutanto, kepada Joglosemar, Kamis (19/1/2017).
Ia mengungkapkan, Tim Satgas Saber Pungli berkekuatan sekitar 40-50 personel dari lintas sektoral. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok kerja (Pokja) seperti Pokja Intel, Pokja Pencegahan, Penindakan dan Yustisi.
Inspektur Kabupaten Sragen, Wahyu Widayat, mengungkapkan Satgas Saber Pungli sudah terbentuk dengan SK ditandatangani bupati 3 Januari lalu. Namun pengukuhan digelar, Jumat (20/1/2017) hari ini.
Menurutnya, Tim Saber itu akan bekerja dengan anggaran sebesar Rp 150 juta di Inspektorat. Tim Saber itu juga mendapat support penuh dari forum komunikasi pimpinan daerah sebagai pengarah.
“Penanggungjawabnya Pak Wabup (Dedy Endriyatno) dan wakilnya Pak Sekda (Tatag Prabawanto). Ketua tim Saber Pak Wakapolres (Kompol Totok Pamungkas Danu), wakilnya Inspektur dan Kasie Intel Kejari,” paparnya.
Sementara, Asisten 2 Setda Sragen, Suharto, sebelumnya menyampaikan mengacu Surat Instruksi Mendagri No:180/3935/SJ tentang Saber Pungli pada akhir 2016, ada 23 sektor layanan publik rawan pungli. 23 sektor itu berada di tujuh aspek pelayanan. Di antaranya perizinan, hibah, bantuan sosial, kepegawaian, pendidikan, dana desa, pelayanan publik dan pengadaan barang serta jasa.
Dalam surat itu, Mendagri minta inspektur di daerah melakukan pengawasan secara berkesinambungan untuk mencegah dan menghapus pungli.

# Wardoyo