JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Warga Sragen Kulon Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Warga Sragen Kulon Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

1334
BAGIKAN
Petugas kepolisian dibantu tim medis saat mengidentifikasi jenazah Wardoyo yang ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya, Senin (16/1/2017). Foto : Istimewa
Petugas kepolisian dibantu tim medis saat mengidentifikasi jenazah Wardoyo yang ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya, Senin (16/1/2017). Foto : Istimewa

SRAGEN – Rita Pratiwi (35), warga Mojomulyo, Sragen Kulon, Kecamatan Sragen tak menyangka bahwa perjumpaannya dengan sang suami, Wardoyo (36), Senin (16/1/2017) pagi menjadi yang terakhir.

Sekitar pukul 10.00 WIB atau dua jam setelah pertemuan di toko klontong, Tawang, Sine, dia harus menyaksikan sang suami gantung diri.

Ya, peristiwa gantung diri sang suami dilakukan di rumahnya di Mojomulyo RT 02 RW 10, Sragen Kulon, Kecamatan Sragen.

Dari informasi yang dihimpun Joglosemar, awalnya sang suami masih menjalankan aktivitas seperti biasa.

Pada pagi hari korban mengantarkan gas keliling kampung menggunakan mobil pick up. Namun setelah beberapa saat, Rita bingung suaminya belum juga kembali.

Dia kemudian berinisiatif mengecek di kediamannya yang berjarak sekitar 500 meter dari toko klontongnya. Sesampainya di rumah, Rita memanggil suaminya berkali-kali, namun tak ada jawaban.

“Lalu istrinya mengecek ke lantai dua. Sesampainya di tangga, saksi (istri) melihat korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan tali dadung,” terang Kapolsek Sragen Kota, AKP Suseno mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso, Senin (16/1/2017) siang.

Dari hasil identifikasi yang dilakukan Polres Sragen, bersama dokter dan tim medis dari Puskesmas Sragen, tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan. Jenazah pun kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Wardoyo