JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Cara & Gaya Waspadai Anak Kecanduan Media Sosial

Waspadai Anak Kecanduan Media Sosial

24
BAGIKAN

0906 - MEDSOS-1

Benarlah ada sebuah ungkapan yang mengatakan gadget dan isinya terkadang menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh.

Bagiamana tidak sekarang ini hampir setiap orang memiliki gadget berikut jaringan internetnya. Apalagi sekarang ada media sosial  yang seolah menjadi maghnet tersendiri bagi pecinta gadget untuk terus menatap layarnya.

Kesukaan teradap gadget ini tak hanya didominasi mereka yang sudah dewasa, bahkan anak-anak sudah banyak yang kecanduan bersosial media.

Seperti Apri (13), anak SMP ini sudah memiliki akun facebook. Awalnya, friend list di Facebooknya adalah keluarga dan teman-teman dekatnya saja.

Tetapi sekarang temannya sudah sangat banyak bahkan sampai orang yang tidak dia kenal. Beruntung, penggunaan facebook ini masih diawasi oleh orang tuanya.

Sehingga orang tua bisa mengontrol siapa saja temannya dan apabila ada yang mencurigakan langsung di unfriend dan di block.

“Kalau kakak sudah punya facebook saya yang bikinkan. Jadi saya bisa kontrol dia posting apa saja dan temannya siapa saja. bahkan dia chating dengan siapa saja saya tahu,” Ujar Ani (40), ibunda Apri, kepada Joglosemar, Senin (9/1/2017).

Sementara Rasya (14), tidak hanya facebook, dia juga memiliki berbagai sosial media seperti instagram dan grup whatsApp. Grup wasap berisi teman-teman alumni SDnya dahulu. Sehingga dia sering asik ngobrol dengan mereka. Bahkan tak jarang dia lupa harus mengerjakan PR. Tentu saja hal ini membuat ibunya jengkel.

“Tak liat dia wasapan di grup sama teman alumni SDnya, tetapi sekarang saya batasi karena sebentar lagi kan dia mau ujian akhir,” kata Yesy Ibunda Rasya.

Cyber addiction atau kecanduan game, internet, gadget dan sarana eletronik lainnya yang berhubungan dengan dunia maya memang menjadi hal yang dikhawatirkan banyak orang tua saat ini. bahkan tak hanya anak-anak dan remaja, kecanduan ini juga bisa terjadi pada orang dewasa.