25 Puskesmas di Sragen Menatap BLUD Penuh

25 Puskesmas di Sragen Menatap BLUD Penuh

145
Joglosemar | Wardoyo
\ PENILAIAN BLUD—Tim Penilai dari DKK dan dinas terkait saat melakukan penilaian terkait pelayanan dan persyaratan menuju BLUD penuh di Puskesmas Sidoharjo, Kamis (30/3/2017).

SRAGEN– Sebanyak 25 Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Sragen ditargetkan bisa naik status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) penuh pada 2017 ini. Target itu dimulai dengan tahapan penilaian yang dilakukan serentak selama tiga hari sejak Rabu (29/3/2017) hingga Jumat (31//20173) ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto mengatakan, penilaian itu dilakukan untuk menentukan apakah sebuah Puskesmas layak untuk naik status menjadi BLUD penuh. Penilaian meliputi persyaratan administrasi, kesanggupan meningkatkan kinerja, pola tata kelola, rencana strategi bisnis, laporan keuangan pokok, standar pelayanan minimal dan laporan kesiapan audit.

Baca Juga :  Wah, Ketua DPRD Jadi Korban Ledakan Kembang Api di HUT Sragen

Menurutnya, ada empat tim yang diterjunkan untuk menilai 25 Puskesmas selama tiga hari. Untuk bisa lolos menjadi BLUD penuh, Puskesmas harus mengantongi skor minimal 80. “Harapannya 25 Puskesmas bisa lolos dan naik status jadi BLUD penuh. Sehingga nanti standar pelayanan bisa meningkat, minimal setara dengan layanan di rumah sakit tipe D,” paparnya, Kamis (30/3).

Bila statusnya berubah menjadi BLUD, maka Puskesmas akan memiliki otoritas penuh untuk merencanakan, menganggarkan dan melaksanakan kegiatan yang dibutuhkan untuk pengembangan pelayanan profesional. Sebagai konsekuensinya, Puskesmas juga wajib memenuhi standar pelayanan termasuk ketersediaan tenaga medis. Jika terjadi kekurangan, bisa dipenuhi dengan melakukan rekrutmen sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga :  Simpan Sabu, Mantan Caleg Nasdem Sragen Dwi Aprianto Karuniawan Digerebek

Kabid Promkes, Fanni Fandani menambahkan, status BLUD penuh lebih menekankan pada fleksibilitas dan sistem pengelolaan keuangan. Ia optimis 25 Puskesmas bisa melenggang mulus lantaran saat ini semuanya sudah berstatus BLUD dengan skor saat penilaian pertama sudah di atas 80.

Kepala Puskesmas Sidoharjo, Rita Ernawati mengatakan, untuk menghadapi penilaian, pihaknya sudah sebulan melakukan persiapan. Ia juga optimis karena 2015 sudah lolos penilaian sehingga tinggal penyempurnaan. “Untuk perawat cukup karena sudah ada 14 orang. Kunjungan harian pasien juga tinggi rata-rata 80-100 pasien,” tukasnya. Wardoyo

BAGIKAN