JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Anggota DPRD Sukoharjo Ditusuk Mantan Ayah mertua

Anggota DPRD Sukoharjo Ditusuk Mantan Ayah mertua

117
BAGIKAN

SUKOHARJO—Salah satu anggota Fraksi Gerindra DPRD Sukoharjo, Nikolaus Roni Setiawan (41) menjadi korban penusukan oleh kerabatnya sendiri, KH (62), pada Rabu (29/3). Belum diketahui alasan di balik tindakan pelaku yang merupakan mantan ayah mertua tiri korban.

Akibat tindakan penyerangan pelaku, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya, yakni luka di bagian dada selebar sekitar lima sentimeter dan luka di bagian punggung sepanjang tiga sentimeter.

Ketika ditemui dirumahnya di Kampung Larangan RT 2 RW 3, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Roni bercerita dirinya mendapat tiga kali tikaman pisau dari pelaku. Dua mengenai bagian dada atau sekitar ulu hati dan sekali mengenai punggung.

Dituturkan Roni, kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WIB, saat ia sedang bersantai di ruang keluarga di kediamannya. Kemudian pelaku tiba-tiba datang dan mengatakan ingin berbicara dengannya. Namun belum sempat ia menjawab, pelaku sudah menusukkan pisau ke dadanya.

“Saya berusaha menangkis tetapi pisau mengenai dada dua kali. Tangan dia berhasil saya tangkap dan secara spontan saya membalas mendorong dia dengan kepala. Saat terhuyung, pisau mengenai punggung dan dia lari,” papar Roni.

Korban mengatakan, setelah kejadian tersebut pelaku lari ke arah timur dengan mengendarai sepeda motor. Dari rekaman CCTV, pelaku terbukti mengambil pisau di jok motor setelah ia memarkir kendaraanya di depan rumah. “Saya juga sudah melakukan visum di RSU Sukoharjo sebagai pelengkap bukti,” terangnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Dwi Haryadi, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Ruminio Ardano menyatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti untuk menangkap pelaku dugaan penganiayaan.

“Modus kejadian tersebut akan terungkap setelah kami periksa pelaku dan para saksi. Kemungkinan pelaku akan dijerat pasal dugaan penganiayaan dan Undang-Undang Darurat karena pelaku membawa pisau,” jelasnya. Dynda Wahyu Wardhani