Arena Sabung Ayam Terbesar di Sragen Digerebek, PNS dan Pengusaha Tak Sempat...

Arena Sabung Ayam Terbesar di Sragen Digerebek, PNS dan Pengusaha Tak Sempat Kabur

875
Barang bukti ayam sabung dan puluhan sepeda motor dari arena judi sabung ayam terbesar di Sragen saat diamankan di Mapolres Sragen, Minggu (19/3/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN—Judi sabung ayam beromzet miliaran rupiah di sekitar Taman Makam Pahlawan Manding, Kampung Cantel Kulon, Sragen Kulon, Sragen, digerebek polisi, Minggu (19/3/2017) petang.

Sebanyak 19 orang pelaku dan 28 sepeda motor diamankan dari arena adu jago tersebut. Belasan orang yang diduga petaruh itu terdiri dari PNS, pengusaha, Satpam hingga kalangan wiraswasta dan buruh.

Perjudian sabung ayam itu disebut beromzet antara ratusan juta hingga miliaran rupiah. Penggerebekan tersebut dipimpin langsung Kapolres AKBP Cahyo Widiarso didampingi Wakapolres Kompol Danu Pamungkas Totok, Kabag Ops Kompol Joni Susilo dan jajaran perwira di berbagai fungsi.

Baca Juga :  Begini Pandangan Ketua MUI Sragen Soal Menunda-Nunda Pernikahan

Penggerebekan yang melibatkan puluhan personel gabungan itu berlangsung dramatis. Tim yang sudah dipersiapkan langsung mengepung lokasi perjudian yang agak tersembunyi itu.

Tepat sekitar pukul 15.00 WIB saat arena judi tengah ramai-ramainya, tim langsung bergerak melakukan penggerebekan.

“Omzetnya antara ratusan juta rupiah sampai mendekati miliaran. Karena yang terlibat ini tidak hanya dari Sragen, tapi juga kemungkinan dari luar daerah,” papar Kapolres  AKBP Cahyo Widiarso seusai memimpin penggerebekan.

Sejumlah tersangka sempat terlihat hendak kabur namun aparat sigap mengamankan lokasi. “Ada 19 orang pelaku yang kita amankan. Mereka langsung kami bawa ke Mapolres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembobol Dokumen KPU Sragen Obral Laptop 1 Juta

Dari lokasi penggerebekan, tim menyita seabrek barang bukti yang terlibat untuk operasional judi terbesar di Sragen itu.

Di antaranya satu buku besar berisi rekapan taruhan, sembilan ekor ayam, kurangan ayam, terpal, besi, jam dinding dan peralatan lainnya. Tidak hanya itu, sebanyak 28 sepeda motor yang diduga milik pelaku juga dikukut ke Polres sebagai barang bukti.

Kapolres menjelaskan, penggerebegan tersebut berawal dari informasi masyarakat dilanjutkan dengan pengembangan penyelidikan oleh tim.

1
2
BAGIKAN