Begini Reaksi Korban Puting Beliung Saat Dibantu Komunitas Jarang Pulang Sragen

Begini Reaksi Korban Puting Beliung Saat Dibantu Komunitas Jarang Pulang Sragen

266
Rombongan komunitas Ashoco Jarang Pulang saat memberikan santunan kepada Sarimin, warga Dukuh Wadok, Kecik, Tanon yang rumahnya ambruk dan sempat menimpanga, Rabu (29/3/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN- Musibah angin puting beliung yang memporak-porandakan ratusan rumah di Desa Kecik Kecamatan Tanon, dua hari lalu rupanya menjadi magnet sejumlah kalangan untuk menyalurkan empati. Tak hanya Pemkab dan DPRD, musibah itu juga memantik empati dari Angkringan Shoping Community (Ashoco) Jarang Pulang Sragen.

Komunitas yang beranggotakan pejabat teras Sragen dan berbagai profesi penggemar angkringan Shoping Pasar Kota itu tergerak untuk terjun membantu korban puting beliung, Rabu (29/3/2017). Korban paling parah, Sarimin di Dukuh Wadok, RT 5, yang rumahnya ambruk total menjadi lokasi yang disambangi.

Rombongan komunitas itu dipimpin Ketua Komunitas Asocho JP, Bambang Widjo P bersama Sekda, Tatag Prabawanto serta beberapa anggota komunitas itu.

Baca Juga :  Sebelum Nggantung, Buruh DMST Ternyata Sempat Bertemu Pacarnya dan Ucapkan Ini

Mereka juga didampingi Danramil Tanon, Kapten (inf) Daryanto serta sejumlah anggota DPRD yang juga menjadi bagian Ashoco JP. Setiba di lokasi rumah yang sudah rata tanah, mereka kemudian menyambangi Sarimin yang mengungsi sementara ke rumah orangtua di sebelahnya.

“Perkenalkan kami dari perwakilan komunitas Ashoco Jarang Pulang pak. Niki perkumpulannya banyak kalangan yang sering nongkrong di angkringan malam. Ada Pak Dandim, DPRD, Kajari, Wakapolres sampai seniman hingga penjual rokok. Kedatangan kami untuk menyampaikan prihatin atas musibah yang menimpa panjenengan. Harus semangat, yang penting panjenengan masih diberi sehat dan selamat,” papar Tatag Prabawanto.

Dalam kesempatan itu, rombongan juga memberikan santunan kepada Sarimin yang masih merasakan sakit akibat tertimpa kusen pintu dan blandar saat rumahnya ambruk diterjang angin.

Baca Juga :  Demi Temui Jokowi, Penjual Susu Kedelai Asal Sragen ini Rela Jalan Kaki Sragen-Jakarta

Santunan disampaikan oleh Bambang Widjo dan diterima langsung oleh Sarimin. Dalam kunjungan kemarin, mereka juga didampingi Kades Kecik, Paniyo serta disambut keluarga Sarimin.

Bersamaan dengan kunjungan Asocho, Tatag juga menyampaikan kepada Kepala Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK), Suyadi agar Sarimin bisa dibantu dengan dana rehab RTLH program Matra.

“Karena ini rumahnnya rusak berat dan ambruk total,” tukasnya.

Mendengar hal itu, Sarimin dan keluarga terlihat sedikit tersenyum dan berterimakasih atas bantuan dari Pemkab maupun komunitas Ashoco JP.(#Wardoyo)

BAGIKAN