JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Bekas Proyek Galian Instalasi Pengolahan Air Limbah di Solo Mulai Diperbaiki

Bekas Proyek Galian Instalasi Pengolahan Air Limbah di Solo Mulai Diperbaiki

34
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
BAHAYAKAN PENGENDARA–Warga menghindari lubang besar di Jalan Monginsidi, Solo, Jumat (3/3). Menurut keterangan warga setempat banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh di jalan rusak tersebut, perlu adanya perbaikan karena membahayakan pengguna jalan.

SOLO – Pascadipanggil Komisi II DPRD Surakarta beberapa waktu lalu, para kontraktor langsung memperbaiki spek pengurukan jalan bekas galian pipa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Tidak hanya itu, kontraktor juga memasang rambu peringatan kepada pengguna jalan jika area itu ada proyek galian.

Dalam pertemuan antara Komisi II, DinasPekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR), kontraktor pelaksana, dan pengawas disepakati jika akan ada perbaikan dalam hal pengaspalan jalan bekas galian.

Ini sebagai akibat dari pelanggaran isi kontrak mengenai spek pengaspalan jalan tersebut. Tidak hanya itu, kontraktor juga diberi waktu satu minggu untuk memasang rambu peringatan kepada pengguna jalan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Surakarta, Supriyanto mengatakan kontraktor sudah melaksanakan apa yang menjadi keputusan saat itu. Di mana, jalan yang sudah diaspal dikeruk kembali dan diuruk sesuai dengan isi surat kontraknya.

“Sudah dilakukan sesuai hasil rapat. Tidak hanya masalah aspal, tetapi pemasangan rambu dan pembatas di area proyek. Dengan demikian, masyarakat bisa mengetahui jika ada proyek galian sehingga bisa lebih berhati-hati saat melewati area itu,” katanya kepada Joglosemar, Sabtu (18/3/2017).

Pihaknya bersama jajaran Komisi II sudah melakukan pengawasan pascarapat. Hasilnya, para kontraktor langsung membenahi konstruksi jalan.

Apalagi, saat itu wakil rakyat sempat menyampaikan jika tindakan menyalahi kontrak itu bisa dibawa ke ranah hukum.

Sebelumnya, Kontraktor Pengawas, Yohana mengaku kontraktor memiliki waktu selama 1,5 bulan untuk mengaspal jalan bekas galian pipa. Dan untuk masa pemeliharaannya mencapai satu tahun.

“Kalau dalam waktu satu tahun masih ada kerusakan, itu kewajiban kontraktor untuk membenahinya. Dan untuk pemasangan rambu akan kami laksanakan secepatnya. Satu minggu kami kira cukup untuk memasangnya,” ujar dia.

Murniati