Dinas Perdagangan Evaluasi Tiga Persoalan di Galabo, Begini Penjelasannya

Dinas Perdagangan Evaluasi Tiga Persoalan di Galabo, Begini Penjelasannya

41
Joglosemar | Maksum Nur Fauzan
SUASANA LENGANG–Pengunjung menikmati suasana kawasan Gladag Langen Boga (Galabo), Minggu (19/3) malam.

Susutnya jumlah pedagang di Gladag Langen Bogan (Galabo) telah menjadi perhatian bagi Pemkot Solo, dalam hal ini Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo.

Kepala Disdag Kota Solo, Subagiyo mengaku pihaknya tengah melakukan evaluasi terkait fakta yang terjadi di Galabo tersebut.

Setidaknya, ada tiga persoalan pokok yang terjadi di Galabo. Tiga masalah tersebut meliputi tampilan fisik Galabo, sajian menu dan kenyamanan lingkungan.

Baca Juga :  Maling Motor, Tak Sampai 24 Jam Sudah Dibekuk

Terkait dengan tampilan fisik terbagi atas beberapa kasus misal kebersihan sarana dan prasarana di selter Galabo.

“Kita inginnya pengunjung ketika makan di Galabo benar-benar menikmati suasana dan makanannya,” ujar Subagiyo.

Sementara itu dari sisi menu, menyangkut ragam sajian, kualitas masakan serta cara penyajian, diupayakan tidak mengecewakan pengunjung.

Termasuk di dalamnya, bagaimana cara pelayanan dan sikap dari para pedagang tersebut   dalam melayani pembeli dan dengan harga yang bersahabat.

Baca Juga :  Galabo Mulai Tak Diminati, Walikota Siapkan Konsep Baru

Sedangkan mengenai kenyamanan pengunjung berkaitan dengan kebersihan lokasi, tidak adanya gangguan dari pengamen, pengemis atau pencopet dan gangguan-gangguan lainnya. Istilahnya, pengunjung atau konsumen adalah sosok yang harus diutamakan.

Subagiyo mengatakan, pada Senin (13/3/2017) kemarin, Disdag mengundang para pedagang di Galabo untuk mendiskusikan permasalahan yang terjadi di sana.

1
2
3
BAGIKAN